BOGOR — Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima penghargaan Digital Innovation Award kategori Digital Innovation in Public Services. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Bogor mengembangkan aplikasi ‘Lapor Pak’ yang memudahkan warga menyampaikan keluhan dan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah.
Penghargaan tersebut diterima Rudy dalam acara yang digelar di Jakarta, pekan lalu. Ajang ini diikuti oleh puluhan kepala daerah dari seluruh Indonesia yang dinilai memiliki terobosan digital di sektor pelayanan publik.
Aplikasi ‘Lapor Pak’ menjadi salah satu andalan Pemkab Bogor dalam menjaring keluhan warga secara real-time. Mulai dari infrastruktur rusak, pelayanan administrasi, hingga masalah sosial, semua bisa dilaporkan lewat gawai masing-masing.
Keunggulan aplikasi ini terletak pada sistem tindak lanjut yang terintegrasi. Setiap laporan yang masuk langsung diteruskan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti dalam waktu yang ditentukan.
Tidak seperti aplikasi pengaduan pada umumnya, ‘Lapor Pak’ dilengkapi fitur pelacakan status laporan. Warga bisa memantau sendiri apakah keluhannya sudah diproses, ditolak, atau selesai ditangani. Transparansi ini yang membuat aplikasi ini dinilai inovatif oleh dewan juri.
Selain itu, aplikasi ini juga terhubung dengan data kependudukan sehingga warga tidak perlu mengisi ulang data diri setiap kali melapor. Hal ini mempercepat proses verifikasi dan mengurangi potensi laporan palsu.
Keberadaan ‘Lapor Pak’ telah mengubah cara warga berinteraksi dengan pemerintah. Jika sebelumnya warga harus datang ke kantor kelurahan atau kecamatan untuk menyampaikan keluhan, kini cukup lewat ponsel.
“Kami ingin pelayanan publik tidak lagi rumit. Dengan aplikasi ini, warga bisa melapor kapan saja, di mana saja. Ini bentuk komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat,” ujar Rudy Susmanto dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Digital Innovation Award merupakan ajang tahunan yang digelar untuk mengapresiasi inovasi digital di lingkungan pemerintahan daerah. Penilaian tidak hanya berdasarkan fungsi teknis, tetapi juga dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Pemkab Bogor sendiri terus mengembangkan fitur-fitur baru di aplikasi ‘Lapor Pak’. Rencananya, dalam waktu dekat akan ditambahkan fitur notifikasi otomatis dan integrasi dengan media sosial agar jangkauan pengguna semakin luas.
Penghargaan ini sekaligus menjadi dorongan bagi daerah lain di Jawa Barat untuk mempercepat transformasi digital di sektor pelayanan publik. Dengan sistem yang transparan dan cepat, kepercayaan warga terhadap pemerintah pun diharapkan semakin meningkat.