DEPOK — Suasana pemotongan hewan kurban di Kota Depok tahun ini terasa lebih semarak. Warga dari berbagai usia, termasuk anak-anak, tampak antusias menyaksikan proses penyembelihan hingga pendistribusian daging, salah satunya di Masjid Jami Atta’Awun.
Pemandangan berbeda terlihat di halaman masjid. Puluhan anak-anak duduk rapi di area yang telah dibatasi, mengamati petugas menyembelih sapi dan kambing. Mereka datang bersama orang tua masing-masing sejak pagi.
“Ini pengalaman pertama saya lihat langsung. Biasanya cuma lihat di video,” ujar seorang warga yang hadir di lokasi. Momen itu dimanfaatkan orang tua untuk mengenalkan proses ibadah kurban secara nyata kepada anak-anak.
Tak hanya menjadi penonton, sejumlah warga juga turun tangan membantu proses pengulitan dan pemotongan daging. Gotong royong itu berlangsung sejak usai salat Id hingga siang hari. Panitia mencatat puluhan hewan kurban disembelih di masjid tersebut tahun ini.
Daging kurban langsung dibagikan kepada warga sekitar, termasuk mereka yang terdaftar sebagai penerima manfaat. Proses distribusi berjalan tertib dengan sistem kupon yang sudah disiapkan sebelumnya.
Bagi warga Depok, tradisi kurban bukan sekadar ritual tahunan. Lebih dari itu, momen ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga. Anak-anak yang antusias menyaksikan prosesi itu diharapkan tumbuh dengan pemahaman agama yang lebih kuat.
Panitia Masjid Jami Atta’Awun memastikan seluruh proses pemotongan hewan kurban sesuai syariat. Prosedur kebersihan dan kesehatan juga diterapkan, termasuk pengecekan hewan sebelum disembelih.
Antusiasme warga dan anak-anak yang lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya menjadi catatan tersendiri. Banyak keluarga sengaja datang lebih awal agar anak-anak bisa melihat langsung proses penyembelihan dari jarak aman.
“Biasanya anak-anak takut, sekarang malah penasaran. Ini bagus untuk pendidikan agama mereka,” kata seorang warga lainnya. Panitia berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga di tahun-tahun mendatang.