Jari Bocah di Klapanunggal Bogor Tersangkut Mur Baut Pagar Rumah, Petugas Damkar Evakuasi dengan Gerinda

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 13:54:02 WIB
Petugas Damkar Kabupaten Bogor evakuasi jari bocah yang tersangkut mur baut pagar dengan gerinda mini.

KLAPANUNGGAL — Rasa penasaran seorang bocah di Kampung Cikopo, Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, nyaris berujung petaka. Jari tangannya tersangkut erat di lubang mur baut pagar rumahnya sendiri, Kamis (27/3) siang.

Kejadian bermula saat korban, yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, bermain di halaman rumah. Diduga karena penasaran, ia memasukkan jarinya ke lubang mur baut yang menonjol di pagar besi. Namun, jari tersebut tidak bisa ditarik keluar dan justru semakin membengkak.

Proses Evakuasi dengan Gerinda Mini

Orang tua korban yang panik segera menghubungi petugas Damkar Pos Cileungsi. Tim tiba di lokasi dalam waktu kurang dari 15 menit. Petugas langsung mengidentifikasi bahwa jari bocah itu tidak bisa dilepaskan secara manual karena sudah membengkak.

“Kami menggunakan gerinda mini untuk memotong mur baut tanpa melukai jari korban. Prosesnya butuh ketelitian tinggi karena posisi jari sangat dekat dengan mata gerinda,” ujar Kepala Regu Damkar Pos Cileungsi, Andri.

Selama proses evakuasi, petugas menyemprotkan air secara berkala ke area pemotongan untuk mencegah panas berlebih. Bocah tersebut juga terus ditenangkan oleh ibunya agar tidak bergerak. Seluruh proses berlangsung sekitar 20 menit.

Kondisi Korban Setelah Evakuasi

Setelah mur baut berhasil dipotong, jari korban langsung diperiksa. Tidak ada luka sayat atau patah tulang, hanya sedikit bengkak dan kemerahan akibat tekanan. Petugas menyarankan orang tua untuk membawa korban ke puskesmas terdekat guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Untungnya jari anak itu tidak sampai patah. Kami imbau orang tua lebih waspada dan tidak membiarkan anak bermain di area pagar atau benda berlubang,” tambah Andri.

Pelajaran bagi Orang Tua soal Keamanan Rumah

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga Klapanunggal dan sekitarnya untuk memeriksa potensi bahaya di lingkungan rumah. Benda-benda seperti pagar berlubang, jeruji besi, atau mainan dengan celah sempit bisa menjadi jebakan bagi anak kecil.

Damkar Kabupaten Bogor mencatat, kasus jari anak tersangkut pagar atau lubang besi kerap terjadi setiap tahun. Sebagian besar berhasil dievakuasi tanpa cedera serius, namun beberapa kasus memerlukan tindakan medis lanjutan.

“Kami sarankan orang tua menutup lubang pagar dengan karet atau lakban tebal. Atau, ganti pagar dengan model yang tidak memiliki celah seukuran jari anak,” pungkas Andri.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: radarbogor.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top