Danareksa Salurkan 26 Ekor Hewan Kurban untuk 3.800 Keluarga, Sentuh Ekonomi Mikro dari Peternak hingga Tukang Bungkus

Penulis: Candra Setiabudi  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 21:33:01 WIB
Danareksa salurkan 26 hewan kurban untuk 3.800 keluarga di Jawa Barat.

JAWA BARAT — Distribusi kurban tahun ini meningkat sekitar 27 persen dibanding pelaksanaan sebelumnya di Makassar. Hewan kurban merupakan kontribusi kolektif dari klaster inti holding yang mengelola kawasan industri, meliputi PT Kawasan Industri Medan (KIM), PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), dan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

Selain itu, klaster non-inti juga turut serta, yakni PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), PT Nindya Karya, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), PT Jalin Pembayaran Nusantara, PT Danareksa Capital, dan PT Danareksa Finance. Total ada 13 perusahaan dalam holding yang bergotong royong dalam program ini.

Backward Economy: Dari Peternak sampai Pembuat Plastik

Ngurah Wirawan menjelaskan bahwa ibadah kurban sejatinya adalah instrumen redistribusi kesejahteraan yang efektif. “Setiap hewan kurban menghidupkan rantai ekonomi yang panjang, mulai dari peternak, sopir truk, hingga penggerak ekonomi skala kecil seperti pembuat plastik pembungkus,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 29 Mei 2026.

Fenomena yang disebutnya sebagai backward economy itu sejalan dengan DNA holding sebagai pengelola kawasan industri. “Kami hadir sebagai lokomotif yang menarik rantai pasok di belakangnya untuk menggerakkan perekonomian kerakyatan,” tambah Ngurah. Saat ini holding tengah bertransformasi menjadi Kawasan Industri Indonesia, sebuah ekosistem yang fokus menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

BAZNAS Pastikan 3A: Aman Syar'i, Regulasi, dan NKRI

Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi BAZNAS RI Syarifuddin mengapresiasi konsistensi kontribusi Holding BUMN Danareksa sejak 2018. Ia memastikan seluruh proses penyaluran dijalankan dengan standar ketat. “Kolaborasi ini adalah model ideal kemitraan dunia usaha dan lembaga zakat nasional. Kami memastikan seluruh proses dijalankan sesuai prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” kata Syarifuddin.

Seluruh hewan kurban telah lolos uji klinis dan memenuhi kaidah syariat Islam. Dengan pendataan yang presisi, BAZNAS menjamin distribusi daging kurban berlangsung transparan, adil, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan di tujuh kelurahan ring satu SIER.

Melalui semangat Iduladha, Ngurah berharap kolaborasi lintas anggota holding ini terus tumbuh sebagai gerakan solidaritas sosial. Tujuannya memperkuat keterhubungan antara kawasan industri dengan masyarakat di sekelilingnya, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait pengentasan kemiskinan dan kelaparan yang selaras dengan visi Asta Cita pemerintah.

Reporter: Candra Setiabudi
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top