BANDUNG — Keputusan FIFA menjatuhkan sanksi larangan mendaftarkan pemain baru kepada Persib Bandung menjadi pukulan telak bagi rencana penguatan skuad Maung Bandung di musim depan. Hukuman ini dipastikan akan menghambat langkah manajemen yang sebelumnya gencar melakukan perburuan pemain anyar untuk kompetisi Liga 1.
Berdasarkan surat resmi yang diterima manajemen, FIFA melarang Persib mendaftarkan pemain baru dalam tiga periode bursa transfer berturut-turut. Sanksi ini merupakan buntut dari kasus utang yang melibatkan klub dengan salah satu agen pemain asing.
Manajemen Persib membenarkan adanya surat pemberitahuan dari FIFA tersebut. "Kami sudah menerima dokumennya dan tengah mempelajari secara detail isi putusan ini," ujar Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono, dalam keterangan resminya.
Menanggapi sanksi tersebut, manajemen Persib memastikan tidak akan tinggal diam. Klub berencana mengajukan banding ke Komite Banding FIFA dengan menyertakan sejumlah dokumen pendukung yang dianggap meringankan.
"Kami memiliki keyakinan bahwa masalah ini bisa diselesaikan secara administratif. Proses banding sedang kami siapkan," tambah Teddy.
Pihak manajemen juga mengklarifikasi bahwa sanksi ini tidak ada kaitannya dengan tunggakan gaji pemain atau staf pelatih. Klub menegaskan bahwa seluruh kewajiban terhadap pemain dan ofisial telah dipenuhi tepat waktu.
Larangan mendaftarkan pemain baru otomatis membuat rencana belanja pemain Persib di bursa transfer mendatang harus ditunda. Padahal, tim pelatih telah menyusun daftar target pemain untuk mengisi sejumlah posisi yang dinilai masih lemah.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, sebelumnya sempat menyatakan kebutuhan mendesak akan tambahan pemain di lini depan dan sayap. Dengan adanya sanksi ini, skuad saat ini harus bertahan tanpa tambahan tenaga baru sampai proses banding tuntas.
FIFA menjatuhkan larangan pendaftaran pemain baru untuk tiga periode jendela transfer. Jika banding tidak dikabulkan, Persib dipastikan tidak bisa merekrut pemain anyar setidaknya selama satu setengah tahun ke depan.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan berat bagi manajemen dan tim pelatih untuk menjaga performa tim tetap kompetitif di Liga 1 tanpa adanya penyegaran pemain.
Tidak. Sanksi hanya melarang pendaftaran pemain baru. Pemain yang sudah memiliki kontrak dan terdaftar di Persib tetap bisa bermain seperti biasa.
Ya, perpanjangan kontrak untuk pemain yang sudah ada di klub diperbolehkan. Larangan hanya berlaku untuk mendaftarkan pemain yang belum pernah tercatat sebagai pemain Persib.
Manajemen belum bisa memastikan jadwal putusan banding. Proses di FIFA biasanya memakan waktu beberapa pekan hingga bulan tergantung kompleksitas kasus.