BOGOR — Wali Kota Bogor Dedie Rachim meluangkan waktu untuk menyambangi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI yang berlokasi di Sentul, Jawa Barat. Momen ini bertepatan dengan peringatan Hari Penjaga Perdamaian PBB yang jatuh setiap tahunnya.
Kunjungan tersebut bukan sekadar seremoni. Dedie Rachim ingin melihat langsung kesiapan dan dedikasi para prajurit yang tengah menjalani pelatihan untuk ditugaskan dalam misi perdamaian di berbagai negara konflik.
Kehadiran Dedie Rachim di PMPP TNI merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Bogor terhadap kontribusi TNI dalam menjaga perdamaian dunia. Ia menilai peran Indonesia, khususnya TNI, di bawah bendera PBB sangat strategis dan patut didukung oleh semua elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah.
Dalam kunjungan itu, Dedie Rachim berkesempatan berinteraksi langsung dengan para instruktur dan personel yang sedang mengikuti pendidikan. Ia menyaksikan simulasi dan materi yang diberikan kepada calon pasukan perdamaian.
Selama di PMPP TNI, Dedie Rachim diajak melihat fasilitas pelatihan yang digunakan untuk membekali prajurit sebelum berangkat ke zona misi. Mulai dari ruang kelas hingga area simulasi medan, semua diperlihatkan secara detail.
Wali Kota Bogor juga mendengarkan paparan singkat mengenai sejarah dan perkembangan PMPP TNI sejak didirikan. Lembaga ini telah melatih ribuan personel TNI yang dikirim ke berbagai negara seperti Lebanon, Kongo, dan Sudan.
Dedie Rachim menyatakan bahwa Pemkot Bogor siap bersinergi dengan TNI dalam berbagai aspek, termasuk mendukung keluarga prajurit yang tengah bertugas di luar negeri. Menurutnya, dukungan moral dari pemerintah daerah sangat berarti bagi morale pasukan.
Kunjungan ini juga menjadi pengingat bahwa perdamaian dunia bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan juga membutuhkan peran aktif dari daerah. Wali Kota Bogor berharap semangat Hari Penjaga Perdamaian PBB bisa menginspirasi warga Bogor untuk berkontribusi dalam skala yang lebih kecil, seperti menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing.
PMPP TNI di Sentul merupakan pusat pelatihan yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa. Fasilitas ini menjadi tempat bagi prajurit TNI untuk mengasah kemampuan sebelum diterjunkan ke medan tugas yang penuh tantangan.
Dengan standar pelatihan yang ketat, Indonesia terus menjadi salah satu kontributor terbesar pasukan perdamaian PBB. Kunjungan Wali Kota Bogor ini diharapkan semakin memperkuat hubungan sipil-militer di tingkat lokal.