2.000 Calon Siswa Berebut 864 Kursi di SMKN 1 Kota Cirebon, Jurusan Otomotif Paling Diburu

Penulis: Darmawan Putra  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46:01 WIB
Antrean panjang calon siswa memadati SMKN 1 Kota Cirebon untuk mengikuti seleksi masuk tahun ajaran 2026/2027.

CIREBON — Persaingan masuk SMKN 1 Kota Cirebon pada tahun ajaran 2026/2027 semakin ketat. Hingga pelaksanaan SPMB Tahap II, jumlah pendaftar telah melampaui 2.000 orang. Padahal, sekolah hanya menyediakan 864 kursi atau 43 persen dari total peminat.

Lonjakan Pendaftar dari Tahap I hingga Tahap II

Verifikator SPMB SMKN 1 Kota Cirebon, Herri Heriyanto SKom, mengungkapkan animo tinggi sudah terlihat sejak pembukaan Tahap I. Pada tahap awal, sekitar 500 calon siswa mendaftar. Angka itu melonjak drastis pada jalur Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang mencatat lebih dari 1.400 pendaftar.

"Kalau ditotal dari seluruh jalur penerimaan, jumlah pendaftar sudah lebih dari 2.000 orang," ujar Herri saat ditemui di SMKN 1 Kota Cirebon, Rabu (1/7/2026). Memasuki Tahap II, jumlah pendaftar kembali bertambah hingga melampaui 100 orang.

Kursi Terbatas, Persaingan di Tahap II Makin Sengit

Sekolah membuka 24 rombongan belajar dengan kapasitas 36 siswa per kelas. Jumlah kuota ini tidak berubah dari tahun sebelumnya, namun peminat terus meningkat. Pada Tahap II, persaingan menjadi paling ketat. Dari sisa kuota jalur PCMB sekitar 117 kursi, sekolah hanya membuka 32 kursi. Padahal, jumlah pendaftar di jalur ini sudah lebih dari 100 orang.

Bukan Syarat, tapi Sistem yang Jadi Kendala

Di balik tingginya angka pendaftar, masih banyak calon siswa yang menghadapi kendala teknis. Menurut Herri, sebagian besar persoalan bukan berasal dari persyaratan administrasi, melainkan kesalahan saat menggunakan sistem daring.

"Ada yang salah memilih jalur, salah memilih program keahlian, hingga keliru saat mengoperasikan menu pendaftaran. Selain itu, tingginya akses pengguna terkadang juga memengaruhi koneksi sistem," katanya.

Untuk mengantisipasi hal itu, sekolah membuka posko pelayanan setiap hari kerja selama masa pendaftaran. Petugas siap membantu calon peserta didik dan orang tua agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Mengapa SMKN 1 Kota Cirebon Jadi Incaran?

Daya tarik SMKN 1 Kota Cirebon tidak hanya terletak pada statusnya sebagai sekolah negeri. Sekolah ini memiliki 10 program keahlian yang disusun sesuai kebutuhan dunia industri. Kurikulum berbasis industri menjadi alasan utama lulusan SMP menjadikannya pilihan utama.

Jurusan Otomotif masih menjadi favorit para pendaftar. Setelah itu, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) juga tak kalah diminati. Program kelas industri semakin populer karena memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja.

Untuk memperkuat kualitas, SMKN 1 Kota Cirebon menjalin kerja sama dengan SMK Telkom Sekar Kemuning Cirebon sebagai Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK). Kolaborasi ini mencakup program guru tamu, pembelajaran bersama, hingga pelaksanaan uji kompetensi.

"Kami menerapkan kurikulum berbasis industri. Kebutuhan dunia kerja menjadi acuan utama dalam proses pembelajaran sehingga lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri," kata Herri menegaskan.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: radarcirebon.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top