CIREBON — Regu Putra MTsN 2 Kota Cirebon mendominasi sejumlah kategori lomba. Mereka meraih prestasi tinggi di cabang pioneering, halang rintang, hasta karya, dan pentas seni. Sementara itu, prestasi baik diraih pada lomba P3K lapangan, cepat tepat, masak rimba, senam pramuka, dan adzan. Satu-satunya kategori yang masuk prestasi cukup adalah Peraturan Baris Berbaris (PBB) dasar.
Regu Putri tak kalah bersinar. Mereka unggul di lomba hafidz qur’an dan cepat tepat dengan predikat prestasi tinggi. Prestasi baik diraih pada lomba pioneering, halang rintang, dan senam pramuka. Sementara itu, kategori prestasi cukup disabet di lomba P3K lapangan, sandi dan isyarat, masak rimba, hasta karya, serta pentas seni.
Pembina Kontingen Putra Dedi Supriyatno, SPdI, didampingi Pembina Kontingen Putri Siti Napilah, mengungkapkan persiapan matang telah dilakukan. Seluruh anggota menjalani latihan intensif setiap sore selama dua pekan penuh.
“Mereka menunjukkan semangat, disiplin, dan kerja sama yang baik sehingga mampu mengikuti seluruh rangkaian lomba dengan maksimal. Alhamdulillah menunjukkan prestasi luar biasa,” kata Dedi Supriyatno yang akrab disapa Yatno.
LT-II tahun ini mengusung tema “Pramuka Penggalang Kreatif, Disiplin, Mandiri, dan Berprestasi”. Selama tiga hari, peserta berlomba di 15 mata lomba, mulai dari PBB, masak rimba, azan, hafiz Al-Qur’an, hasta karya, hiking rally, semaphore, pionering, halang rintang, sandi dan isyarat, P3K lapangan, senam pramuka, cepat tepat, pentas seni, hingga penilaian gapura dan kebersihan tenda.
Kepala MTsN 2 Kota Cirebon, Dedi Supriyadi, MPdI, mengapresiasi semangat para peserta dan pembina. Menurutnya, kegiatan kepramukaan seperti LT-II menjadi sarana membentuk karakter, melatih kepemimpinan, kemandirian, dan tanggung jawab peserta didik.
“Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka, baik di madrasah maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Dedi.
Dia menegaskan keikutsertaan dalam LT-II menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk mengembangkan potensi peserta didik tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga melalui pendidikan karakter. “Melalui kegiatan kepramukaan, madrasah berharap lahir generasi yang tangguh, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” pungkasnya.