BANDUNG — Rencana kerja sama antara Jawa Barat dan Selangor tidak hanya berhenti pada seremoni. Konferensi bisnis selama dua hari di Hotel Pullman Bandung itu akan dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Pada hari pertama, peserta akan mendengar pemaparan mengenai rencana pengembangan infrastruktur Jawa Barat dan perkembangan industri di Selangor. Diskusi panel kemudian menyusul, membahas peluang kerja sama di sektor rantai pasok, bisnis, hingga jasa keuangan antara Indonesia dan Malaysia.
"Konferensi ini bertujuan untuk mendorong investasi industri serta membina kemitraan jangka panjang antara dua kekuatan ekonomi, yaitu Selangor dan Jawa Barat," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, Dedi Taufik.
Hari kedua menjadi agenda krusial. Delegasi Selangor dijadwalkan mengunjungi sejumlah kawasan industri di Jawa Barat untuk menjajaki peluang investasi dan kolaborasi di sektor-sektor spesifik.
Kepala DPMPTSP menyebutkan beberapa sektor strategis yang menjadi target, antara lain industri kedirgantaraan, perkeretaapian, energi, teknologi, properti, dan industri kreatif. Kunjungan lapangan ini diharapkan memberikan gambaran langsung potensi yang dimiliki Jawa Barat.
Konferensi bisnis ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antar lembaga. Sejumlah institusi dijadwalkan menjalin kerja sama, di antaranya Universiti Selangor dengan Institut Teknologi Bandung, Tourism Selangor dengan Batik Air, Tourism Selangor dengan ASITA, serta Wanita Berdaya Selangor dengan Bappenas.
Sebagai bagian dari kegiatan, konferensi akan menghadirkan sekitar 30 stan dari sektor kesehatan dan pendidikan Selangor. Berbagai rumah sakit dan perguruan tinggi unggulan dari negeri jiran itu akan menampilkan layanan dan program mereka kepada pengunjung.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat bersama Invest Selangor Berhad turut dilibatkan sebagai lembaga promosi investasi. Kemitraan ini menjadi jembatan bagi pelaku usaha dari kedua kawasan untuk saling mengenal dan bertransaksi.
Kerja sama antara Jawa Barat dan Selangor tidak berhenti di Bandung. Rangkaian kolaborasi tersebut akan berlanjut dalam Selangor International Business Summit 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 14–17 Oktober 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa Pemprov Jabar serius memperluas jejaring internasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tidak hanya melalui proyek infrastruktur, tetapi juga dengan membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor asing.