BOGOR — Dua petinju Kota Bogor bahkan telah memastikan tempat di babak final lebih awal. Mereka adalah Baharaja Lausepa di kelas 57 kilogram putra dan Rani Balu di kelas 52 kilogram putri. Keduanya dijadwalkan bertanding pada Minggu, 12 Juli 2026, di GOR Pajajaran, Bandung.
Enam petinju lainnya masih harus melewati babak semifinal pada Sabtu, 11 Juli 2026, di lokasi yang sama untuk memperebutkan tiket ke partai puncak. Seluruh petinju Kota Bogor yang berlaga di ajang ini turun di kelas elite.
Humas Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Kota Bogor, Jamal, merinci enam atlet yang akan tampil di semifinal. Mereka adalah Rivaldo Salossa (kelas 48 kg), Valentino Alfons (kelas 51 kg), Javier Surati (kelas 54 kg), Alfin (kelas 60 kg), Arifin Tuasalamoni (kelas 63,5 kg), dan Vika Lido (kelas 63,5 kg putri).
“Semuanya sudah dipersiapkan dengan matang oleh tiga pelatih kita, yaitu Udin Zaenudin, Oki Andriansyah, dan Ramli Sahibu,” kata Jamal dalam keterangannya.
Ajang Piala Wali Kota Bandung ini dipandang sebagai batu loncatan strategis bagi para petinju Kota Bogor. Turnamen ini menjadi tolok ukur kesiapan fisik dan mental sebelum mereka bertarung di Porprov Jabar yang mempertaruhkan gengsi provinsi.
Target yang dibidik kedelapan petinju ini tidak main-main. Mereka membidik medali emas, baik di ajang Piala Wali Kota Bandung maupun kelak di Porprov Jabar mendatang.
Delapan atlet yang terdiri atas enam petinju putra dan dua petinju putri itu menunjukkan performa impresif di babak penyisihan. Keberhasilan mereka melaju ke babak semifinal dan final menjadi sinyal positif bagi kontingen Kota Bogor menjelang event olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.