JAWA BARAT — Laptop yang sudah diganti dua tahun lalu masih bersandar di meja kantor. Printer yang mogok setahun silam teronggok di garasi. CPU desktop lawas entah di mana, terselip di balik tumpukan kardus pindahan. Barang-barang ini tidak dipakai, tidak juga hilang sendiri — dan niat untuk membereskannya selalu tertunda karena terasa repot.
Padahal, tidak serumit yang dibayangkan. Sejumlah ritel besar di Amerika Serikat seperti Best Buy, Staples, dan Office Depot menyediakan program ambil balik (take-back) secara gratis. Anda tinggal datang ke toko, serahkan perangkat elektronik lama — tanpa peduli merek atau tempat pembelian asli — dan petugas akan mengurus sisanya.
Best Buy menerima hingga tiga barang elektronik rumah tangga per hari secara cuma-cuma, termasuk desktop dan printer. Khusus laptop, batasnya dinaikkan menjadi lima unit per hari. Aturan untuk monitor bervariasi tergantung negara bagian, dan tidak selalu gratis. Jika ingin dikirim lewat pos, Best Buy menyediakan kotak daur ulang berbayar: ukuran kecil (6 pon, setara 2,7 kg) seharga USD 23, dan ukuran besar (15 pon, 6,8 kg) seharga USD 30.
Staples menerima desktop, laptop, dan printer bekas di meja kasir tanpa biaya, meskipun barang itu tidak dibeli di sana. Peritel ini juga menyediakan kotak daur ulang baterai rumah tangga gratis yang terbukti meningkatkan volume baterai yang didaur ulang dari rata-rata 50 unit per pekan menjadi ribuan unit per pekan.
Office Depot dan OfficeMax (yang sudah merger sejak 2013) menawarkan program tukar tambah. Jika perangkat masih bernilai, Anda bisa mendapatkan kartu hadiah. Jika tidak, perangkat tetap diterima untuk didaur ulang secara gratis. Alternatifnya, Office Depot menjual kotak daur ulang elektronik: kecil (20 pon, 9 kg) seharga USD 8,39, sedang (40 pon, 18 kg) USD 18,29, dan besar (60 pon, 27 kg) USD 28.
Apple menerima daur ulang gratis untuk komputer, monitor, dan periferal seperti printer di toko resmi Apple. Namun, ada syarat: Anda harus membeli komputer atau monitor Apple yang memenuhi syarat. Alternatif lain, perusahaan pihak ketiga Gazelle membeli MacBook bekas untuk didaur ulang — Anda cukup cetak label pengiriman gratis dan kirimkan perangkatnya.
Satu-satunya pekerjaan yang benar-benar perlu Anda lakukan adalah memastikan data pribadi tidak ikut terbawa. Factory reset standar selama 10 menit atau aplikasi penghapus data khusus sudah cukup untuk membersihkan file pajak, kata sandi, dan riwayat pribadi. Jangan hanya memindahkan file ke folder sampah — itu belum aman.
Untuk mencari pusat daur ulang di luar ritel besar, gunakan alat pencari dari Earth911 atau Consumer Technology Association. Cukup masukkan kode pos, dan sistem akan menampilkan lokasi terdekat yang menerima laptop, desktop, dan printer.
Intinya: berhenti menunda dengan alasan akan "memperbaiki" laptop 2015-an itu. Serahkan saja ke profesional daur ulang. Gratis, cepat, dan Anda tidak perlu merasa bersalah karena membuang elektronik ke tempat sampah biasa.