CIBINONG — Perahu karet tersebut akan dititipkan ke Kecamatan Cibinong dan difungsikan untuk patroli serta pengawasan di sepanjang aliran sungai. Ipeck menyadari bahwa penanganan sampah di Kali Baru membutuhkan langkah cepat di luar mekanisme anggaran daerah yang kerap memakan waktu.
“Saya menanggapinya secara pribadi. Karena kondisinya sudah darurat, saya akan memberikan satu unit perahu karet dan menitipkannya ke kecamatan agar bisa dimanfaatkan di lapangan,” ujar Ipeck, Senin (13/7/2026).
Deni, perwakilan Karang Taruna Kecamatan Cibinong, menegaskan bahwa perahu karet tidak akan digunakan untuk mengangkut tumpukan sampah. Fungsinya lebih pada kontrol dan pencegahan di titik-titik rawan.
“Kalau kebutuhannya dua sampai tiga unit sudah cukup. Fungsi perahu karet hanya untuk kontrol, pencegahan, dan melihat titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi penumpukan sampah,” jelas Deni.
Menurut Deni, tumpukan sampah di Kali Baru yang sebelumnya viral di media sosial telah berhasil diangkut menggunakan sekitar 60 truk. Namun, tanpa pengawasan ketat, lokasi tersebut rawan kembali menjadi tempat pembuangan ilegal.
Ia berharap bantuan dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor dapat segera direalisasikan. Pasalnya, kondisi Kali Baru sudah memerlukan penanganan segera agar tidak kembali darurat.
Langkah Ipeck menggunakan dana pribadi untuk pengadaan perahu karet ini dinilai sebagai respons cepat di luar jalur anggaran formal. Biasanya, pengadaan sarana seperti ini harus melalui proses lelang dan pengajuan APBD yang memakan waktu berbulan-bulan.
Perahu karet yang dititipkan ke Kecamatan Cibinong diharapkan bisa menjadi solusi sementara sebelum pemerintah daerah menyiapkan anggaran untuk pengadaan sarana serupa secara permanen.