KARAWANG — Tidak sekadar seremoni, pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 1 Rengasdengklok tahun ini menghadirkan figur dari TNI sebagai pembina upacara. Komandan Koramil (Danramil) 0404 Rengasdengklok, Kapten Inf Moh Syaiin, secara langsung memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh seluruh siswa baru kelas 10, Rabu (15/7/2026).
Dalam amanatnya, Kapten Inf Moh Syaiin membacakan pidato dari Gubernur Jawa Barat yang menekankan pentingnya pembentukan karakter siswa melalui konsep Pancawaluya. Konsep ini menjadi fondasi moral yang diharapkan mampu membentengi para pelajar dari pengaruh negatif lingkungan.
“Patuhi aturan yang ada, jauhi narkoba, dan hindari kenakalan remaja demi masa depan kalian,” tegas Kapten Inf Moh Syaiin di hadapan para siswa.
Selain soal karakter, Danramil juga menyoroti sejumlah aturan spesifik yang kerap dilanggar pelajar. Ia mengingatkan larangan membawa sepeda motor ke sekolah serta pentingnya mematuhi jam malam. Dua poin ini dinilai krusial mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Karawang.
“Hormati guru dan orang tua kalian. Jika ada hal yang kurang pas di sekolah, komunikasikan dengan orang tua secara baik-baik di rumah. Jangan sedikit-sedikit langsung main lapor,” pungkasnya.
MPLS sendiri merupakan tahapan wajib bagi seluruh siswa baru kelas 10 untuk beradaptasi dan mengenal lingkungan sekolah mereka yang baru. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi sekolah untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan tata tertib kepada peserta didik.
Kehadiran Danramil sebagai pembina upacara memberikan pesan tersendiri bagi para siswa bahwa pembentukan karakter bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah, melainkan juga sinergi dengan aparat keamanan di wilayah. Langkah ini juga diharapkan memperkuat kedekatan TNI dengan dunia pendidikan di Rengasdengklok.