JAWA BARAT — Tiga komoditas pangan pokok di Jawa Barat mengalami kenaikan harga pada perdagangan Kamis (16/7/2026) pukul 15.01 WIB. Kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah yang melonjak Rp685 atau 1,43 persen menjadi Rp48.654 per kilogram.
Data dari SP2KP Kemendag menunjukkan, dari total 16 komoditas yang dipantau, empat di antaranya naik, tiga turun, dan sembilan lainnya stagnan. Selain cabai rawit, harga telur ayam ras juga terpantau naik Rp1,37 persen menjadi Rp25.086 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam ras dan cabai merah besar. Daging ayam ras naik tipis 0,26 persen menjadi Rp36.148 per kg, sementara cabai merah besar naik 0,13 persen ke level Rp42.111 per kg.
Di sisi lain, tiga komoditas justru mencatat penurunan harga. Bawang putih honan turun paling tajam, yakni Rp380 atau 1,01 persen menjadi Rp37.240 per kg. Bawang merah turun 0,56 persen menjadi Rp38.377 per kg, dan cabai merah keriting turun 0,21 persen menjadi Rp34.864 per kg.
Sejumlah bahan pangan utama lainnya tercatat tidak bergerak. Harga daging sapi paha belakang masih bertahan di Rp144.284 per kg. Begitu pula dengan minyak goreng sawit kemasan premium yang dijual Rp21.238 per liter, dan minyak curah Rp19.793 per liter.
Beras premium dan medium juga tak mengalami perubahan, masing-masing di harga Rp14.657 per kg dan Rp13.226 per kg. Gula pasir curah tetap Rp17.969 per kg, sementara tepung terigu bertahan di Rp12.009 per kg.