JAWA BARAT — Poco Carnival 2026 resmi berjalan di Indonesia dengan tema "From 8 to ?". Acara tahunan ini bukan sekadar selebrasi—di dalamnya ada potongan harga yang cukup dalam untuk lini flagship mereka. Yang paling menarik perhatian jelas Poco F7 Ultra yang turun dari Rp 10.999.000 menjadi Rp 7.999.000.
Penurunan Rp 3 juta ini menempatkan F7 Ultra di zona harga yang lebih agresif. Posisinya kini bersaing langsung dengan flagship China lain yang sudah lebih dulu turun harga, seperti iQOO 13 atau realme GT 7 Pro yang beredar di pasar Indonesia.
F7 Ultra mengusung chipset Snapdragon 8 Elite yang dipadukan WildBoost Optimization—teknologi milik Poco untuk menjaga performa tetap stabil saat gaming dalam waktu lama. Layarnya memakai panel 2K WQHD+ Flow AMOLED, dan sistem kameranya mengandalkan tiga sensor 50 MP dengan OIS plus kamera telefoto.
Di harga Rp 7,9 juta, kombinasi Snapdragon 8 Elite dengan layar 2K masih jarang ditemukan. Namun perlu dicatat, Poco mengubah posisi F Series dari "Flagship Killer" menjadi "True Flagship". Menurut Novita Krisutami, PR Manager Poco Indonesia, perubahan ini mencakup peningkatan material, kualitas audio, dan kemampuan fotografi—bukan cuma performa mentah.
Artinya, kalau kamu membeli F7 Ultra sekarang, kamu tidak hanya dapat chipset kencang, tapi juga build quality yang lebih serius. Tapi kami belum bisa memverifikasi klaim "True Flagship" ini—perlu pengujian langsung untuk membuktikan apakah material dan kameranya benar-benar setara flagship Rp 10 juta ke atas.
Selain F7 Ultra, Poco Carnival juga menggarisbawahi X8 Pro Max yang membawa baterai silicon-carbon 8.500 mAh dengan pengisian 100W HyperCharge. Dapur pacunya menggunakan Dimensity 9500s—chip yang dirancang untuk menjaga performa stabil di game berat.
Angka 8.500 mAh itu jauh di atas rata-rata ponsel gaming lain yang biasanya berkisar 6.000-7.000 mAh. Untuk pemakaian harian normal, ini bisa bertahan dua hari. Tapi bobotnya pasti tidak ringan—kamu perlu mengecek sendiri apakah ergonomis saat dipakai gaming lama.
X8 Pro standar juga ikut dalam lineup dengan Dimensity 8500-Ultra, baterai 6.500 mAh, dan 100W HyperCharge. Yang menarik, bodi belakangnya pakai kaca dengan frame logam—material yang jarang di kelas harga menengah.
Untuk kelas bawah, Poco memberikan potongan harga terbatas pada 8 dan 25 Agustus 2026. Varian 8 GB+256 GB turun dari Rp 2.449.000 menjadi Rp 2.349.000, sementara 6 GB+128 GB turun dari Rp 2.249.000 menjadi Rp 2.149.000.
Diskon Rp 100 ribu memang tidak sebesar potongan F7 Ultra. Tapi untuk segmen harga Rp 2 jutaan, selisih itu cukup berarti. Poco C81 Pro dan C71 juga ikut meramaikan periode ini, meski detail promo keduanya belum diumumkan.
Beberapa catatan penting sebelum kamu memutuskan membeli:
Poco Carnival 2026 menghadirkan salah satu penurunan harga paling agresif untuk lini flagship mereka. F7 Ultra di Rp 7,9 juta adalah tawaran yang sulit ditolak jika kamu mencari performa Snapdragon 8 Elite dengan layar 2K.
Namun, perlu diingat bahwa "True Flagship" adalah klaim yang harus dibuktikan lewat pengujian menyeluruh—terutama di sektor kamera dan build quality. Poco juga mengadakan tantangan "Complete Your ?" di Facebook dan X untuk pengguna yang ingin berpartisipasi, tapi itu hanya bonus kecil di tengah keputusan pembelian besar.
Kalau budget-mu pas di angka Rp 8 juta, F7 Ultra layak masuk daftar beli. Tapi kalau kamu bisa menunggu review mendalam dari kami atau reviewer lain sebelum periode promo berakhir, itu keputusan yang lebih bijak.