Pencarian

3.711 Proyek Industri Masuk Jawa Barat Hingga Semester I 2026, Disperindag Siapkan Tenaga Kerja Terampil

Kamis, 13 Agustus 2026 • 18:45:31 WIB
3.711 Proyek Industri Masuk Jawa Barat Hingga Semester I 2026, Disperindag Siapkan Tenaga Kerja Terampil
Operator menjalankan mesin produksi semi otomatis di sebuah pabrik industri di Jawa Barat.

BANDUNG — Gelombang investasi industri yang masuk ke Jawa Barat membawa konsekuensi besar bagi calon pekerja. Disperindag Jabar memetakan kebutuhan keterampilan baru agar tenaga kerja lokal tidak sekadar menjadi penonton di proyeknya sendiri.

Nining menjelaskan, meski kebutuhan pekerja manusia masih tinggi, industri kini mulai mendatangkan mesin semi otomatis untuk mengejar presisi dan kualitas produk. Kondisi ini mengubah standar kompetensi dasar pekerja, termasuk di sektor yang selama ini mengandalkan keahlian manual.

Operator Jahit Kini Wajib Kuasai Teknologi Mesin

Perubahan paling nyata terlihat pada lini produksi padat karya. Nining memberi contoh, seorang operator jahit tidak lagi cukup hanya terampil menjahit, tetapi juga dituntut mampu mengoperasikan teknologi mesin yang digunakan perusahaannya.

“Namun, untuk memberikan presisi dan kualitas produk yang lebih baik, mesin-mesin semi otomatis didatangkan. Sebagai contoh, meskipun posisinya sebagai operator jahit, pekerja tersebut tetap dituntut untuk menguasai teknologi mesin yang akan dioperasikan,” ujarnya saat dihubungi awak media, Rabu (13/8/2026).

Upskilling dan Reskilling Jadi Kunci

Untuk menjembatani kesenjangan keterampilan itu, Pemprov Jabar menyiapkan tenaga kerja sejak investasi mulai masuk. Kebutuhan pekerja dipetakan dan disesuaikan dengan modul pelatihan yang tersedia, baik untuk calon pekerja maupun mereka yang sudah bekerja di industri.

Program peningkatan kemampuan tersebut tidak berjalan sendiri. Pemprov Jabar menggandeng Balai Diklat Industri, BPSDMI Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk merancang pelatihan yang relevan dengan kebutuhan riil perusahaan.

Kerja sama itu mencakup penyesuaian kurikulum, pelatihan guru, program magang, hingga peningkatan kualitas praktik kerja lapangan. Hingga 2026, tercatat 740 kemitraan antara SMK dan dunia usaha serta dunia industri telah terjalin di Jawa Barat.

Platform Nyari Gawe: Jembatan Pencari Kerja dan Perusahaan

Selain pelatihan, Pemprov Jabar mengoperasikan platform digital bernama Nyari Gawe. Layanan ini dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara lebih efisien, sekaligus membantu industri mendapatkan pekerja sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.

Nining menambahkan, pemerintah tidak hanya mengejar serapan tenaga kerja, tetapi juga memastikan investasi memberikan efek berkelanjutan bagi ekosistem usaha lokal. Dengan skema ini, diharapkan pertumbuhan industri sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Jabar.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bandung.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks