JAWA BARAT — Penarikan ini merupakan respons atas temuan bahwa kendaraan gagal memenuhi standar keselamatan federal. Kia memperkirakan hanya sekitar enam persen dari total unit yang ditarik yang benar-benar mengalami cacat produksi, namun risiko yang ditimbulkan cukup serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan penumpang anak.
Masalah teknis ini pertama kali disampaikan Kia kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) melalui surat resmi pada pekan lalu. Semua unit yang terdampak diproduksi di pabrik Kia yang berlokasi di Georgia, Amerika Serikat. Menariknya, EV9 yang dirakit di Korea Selatan untuk tahun model 2025 dipastikan bebas dari masalah ini.
Akar masalahnya ada pada jalur selang tabung matras ODS yang tidak benar saat pemasangan oleh pemasok komponen. Ketika kursi penumpang depan digeser maju-mundur berulang kali, selang ini bisa terjepit. Akibatnya, sistem gagal mengenali keberadaan anak atau kursi anak (child seat) di kursi depan, sehingga airbag tidak dinonaktifkan sebagaimana mestinya.
Pemilik kendaraan yang terkena masalah ini akan melihat lampu peringatan airbag menyala di panel instrumen. Gejala lain yang bisa muncul adalah bunyi bel sabuk pengaman yang berbunyi terus-menerus meski tidak ada orang duduk di kursi penumpang depan.
Kia akan mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada pemilik kendaraan mulai 20 Oktober 2026. Pemilik yang menerima surat tersebut diminta membawa kendaraannya ke dealer Kia terdekat untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh pada matras ODS dan selang tabungnya.
Jika ditemukan kerusakan, dealer akan mengganti komponen tersebut dan memastikan jalur selang terpasang dengan benar. Seluruh proses perbaikan ini tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.
Untuk memastikan apakah unit Anda termasuk dalam daftar recall, pemilik bisa menghubungi layanan pelanggan Kia di 1-800-333-4542 dengan menyebut nomor recall SC379. Alternatif lain, pemilik juga dapat mengecek melalui situs resmi NHTSA atau menghubungi hotline 1-888-327-4236 dengan menyebut nomor kampanye 26V545.
Recall ini menjadi pengingat penting bagi pemilik EV9 untuk segera memeriksa status kendaraannya, terutama bagi keluarga yang kerap membawa anak di kursi penumpang depan. Meski persentase unit yang cacat kecil, konsekuensi jika airbag tidak berfungsi benar saat kecelakaan bisa berakibat fatal.