Pencarian

Danantara Resmi Umumkan Bos Freeport di Jajaran Komisaris DSI

Selasa, 25 Agustus 2026 • 10:07:01 WIB
Danantara Resmi Umumkan Bos Freeport di Jajaran Komisaris DSI
Petinggi Freeport resmi masuk jajaran komisaris DSI dalam pengumuman komposisi pimpinan di Jawa Barat.

JAWA BARAT — Kehadiran nama petinggi Freeport di jajaran komisaris menjadi sorotan utama. Langkah ini dinilai strategis mengingat pengalaman global perusahaan tambang raksasa tersebut dalam mengelola sumber daya alam dan jaringan perdagangan internasional.

Komposisi Pimpinan Berpengalaman Global

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa jajaran pimpinan DSI memiliki rekam jejak kuat di berbagai sektor. Mulai dari industri, perdagangan internasional, sumber daya alam, investasi, keuangan, teknologi, hukum, hingga manajemen risiko.

“Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi sumber daya saja tidak cukup. Kita memerlukan tata kelola yang lebih kuat, visibilitas yang lebih baik, dan sistem yang lebih akuntabel untuk memastikan nilai yang dihasilkan dari komoditas-komoditas ini dicatat dan dioptimalkan dengan baik bagi kepentingan nasional,” ujar Rosan dalam acara pengumuman tersebut.

Menurut Rosan, kombinasi antara pengalaman global di sektor hulu dengan keahlian di bidang keuangan dan kepatuhan menjadi modal utama DSI. Struktur organisasi yang diumumkan hari ini dirancang untuk menjalankan mandat berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis.

Mulai Beroperasi Sejak Juni 2026

DSI tercatat mulai beroperasi pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, perusahaan fokus menangani tiga komoditas utama: batu bara, kelapa sawit, dan ferroalloy. Ketiga komoditas ini dipilih karena volumenya besar dan kontribusinya signifikan terhadap pendapatan ekspor nasional.

Pembentukan DSI merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan transparansi dan nilai tambah dari ekspor SDA. Selama ini, sebagian besar komoditas mentah diekspor tanpa visibilitas penuh terhadap rantai nilainya.

Dampak bagi Industri dan Penerimaan Negara

Dengan adanya DSI, alur ekspor komoditas strategis akan lebih terpantau. Hal ini berpotensi meningkatkan penerimaan negara dari sektor bea keluar dan pajak, sekaligus menekan kebocoran yang selama ini mungkin terjadi dalam rantai perdagangan.

Bagi pelaku industri, kehadiran DSI berarti ada satu pintu koordinasi yang lebih jelas dalam urusan ekspor. Perusahaan tambang dan perkebunan kini memiliki acuan tata kelola yang lebih pasti, meski tetap perlu beradaptasi dengan ketentuan baru yang berlaku.

Langkah Danantara menghadirkan tokoh-tokoh dengan pengalaman global di DSI menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merombak cara pengelolaan komoditas strategis. Ke depan, keberhasilan DSI akan diukur dari kemampuannya meningkatkan nilai ekspor sekaligus menjaga kepentingan nasional di tengah fluktuasi harga komoditas dunia.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks