JAWA BARAT — Tablet Vivo Pad FE terdeteksi di basis data sertifikasi TDRA Uni Emirat Arab dan TUV, mengungkap dukungan pengisian daya 15W lewat kabel. Kemunculan di dua lembaga berbeda menandakan peluncuran global tablet ini semakin dekat, setelah sebelumnya juga terlihat di platform sertifikasi Eropa. Vivo Pad FE diprediksi menyasar pengguna yang butuh tablet terjangkau untuk konsumsi konten dan produktivitas ringan.
Vivo belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran tablet anyar ini. Namun jejak pendaftarannya di sejumlah lembaga sertifikasi memberi gambaran soal spesifikasi yang bakal dibawa, terutama di sektor pengisian daya. Pendaftaran ke TDRA Uni Emirat Arab dan TUV menjadi sinyal bahwa Vivo Pad FE tidak hanya untuk pasar China, melainkan juga menyasar wilayah global.
Dari dokumen sertifikasi yang beredar, satu detail teknis yang paling jelas adalah kemampuan pengisian daya. Vivo Pad FE disebut mendukung pengisian daya berkabel sebesar 15W.
Angka 15W tergolong standar untuk tablet kelas menengah ke bawah. Sebagai perbandingan, banyak tablet di segmen ini menawarkan pengisian 10W hingga 18W, sehingga Vivo Pad FE berada di rentang yang wajar untuk perangkat dengan baterai besar.
TDRA adalah otoritas regulasi telekomunikasi Uni Emirat Arab yang wajib dilalui setiap perangkat sebelum dijual di sana. Sementara TUV merupakan lembaga sertifikasi asal Jerman yang menguji aspek keamanan dan kelayakan kelistrikan produk.
Lolosnya sebuah perangkat di dua lembaga ini biasanya menandakan tahap peluncuran sudah mendekati akhir. Produsen umumnya mendaftarkan produk ke lembaga sertifikasi beberapa pekan hingga beberapa bulan sebelum tanggal jual resmi diumumkan.
Sebelumnya, perangkat yang diduga Vivo Pad FE juga sempat muncul di salah satu platform sertifikasi Eropa. Pola kemunculan beruntun di beberapa kawasan ini memperkuat dugaan bahwa Vivo sedang menyiapkan distribusi tablet tersebut ke pasar internasional, bukan sekadar merilisnya di dalam negeri.
Hingga kini belum ada informasi resmi soal chipset, ukuran layar, kapasitas baterai, maupun konfigurasi memori. Nama "FE" sendiri biasanya dipakai produsen untuk menandai varian dengan harga lebih terjangkau dibanding model utama, meski Vivo belum mengonfirmasi arti penamaan tersebut.
Harga jual dan ketersediaan di Indonesia juga belum disebut dalam dokumen sertifikasi mana pun. Pembaca yang menunggu tablet ini sebaiknya bersabar sampai Vivo merilis pengumuman resmi, karena bocoran sertifikasi umumnya hanya mengungkap sebagian kecil spesifikasi.
Vivo sudah punya beberapa tablet di lini Pad dan Pad Air. Kehadiran varian FE berpotensi memperluas jangkauan harga ke segmen yang lebih murah, bersaing dengan tablet entry-level dari merek lain yang lebih dulu bermain di kelas tersebut.
Kalau benar mengusung pengisian 15W, Vivo Pad FE kemungkinan bukan ditujukan untuk pengguna yang mengejar pengisian super cepat. Tablet ini lebih cocok untuk pemakaian harian seperti menonton video, membaca, dan sesekali mengetik dokumen, di mana kecepatan pengisian bukan prioritas utama.