Kebakaran TPAS Pasirbajing Garut Padam 90 Persen, Petugas Siagakan Patroli 10 Hari ke Depan

Penulis: Darmawan Putra  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:02:01 WIB
Petugas gabungan melakukan penyuntikan air di titik bara tersembunyi TPAS Pasirbajing, Garut.

GARUT — Capaian penanganan 90 persen itu terungkap dalam Rapat Evaluasi Penanganan Masa Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasirbajing yang digelar secara daring pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Meski permukaan sampah sudah bebas dari nyala api, petugas masih bekerja mengantisipasi titik bara di bagian dalam tumpukan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menjelaskan bahwa sisa pekerjaan saat ini berfokus pada pemadaman bara api tersembunyi. Karakteristik tumpukan sampah dinilai serupa dengan lahan gambut yang rentan menyimpan panas.

Metode Suntik Air 24 Jam di Titik Bara Tersembunyi

Untuk menuntaskan masalah tersebut, tim gabungan menerapkan metode penyuntikan air secara intensif selama 24 jam penuh di setiap titik yang masih berpotensi memicu asap. Penyuntikan dilakukan bergiliran agar bara di lapisan dalam tidak kembali menyala.

"Berkat kerja sama semua pihak, alhamdulillah penanganan TPA ini bisa saya katakan sudah 90 persen selesai karena tidak ada lagi api dan asap di permukaan," kata Eko.

BPBD Mobilisasi Logistik Lintas Instansi

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefulah, menyatakan pemerintah daerah telah memobilisasi dukungan logistik dan operasional lintas sektoral. Penanganan kebakaran melibatkan jajaran BPBD, Damkar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas Sosial.

Operasi pemadaman secara keseluruhan dipimpin langsung oleh Kepala DLH Kabupaten Garut yang bertindak sebagai Komandan Pos Komando Kebakaran TPAS Pasirbajing. Pembagian peran antarinstansi dilakukan agar pasokan air dan peralatan berat tetap berjalan selama masa tanggap darurat.

DLH Jadwalkan Angkut Sampah Pasar yang Menumpuk

Kepala DLH Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, menegaskan jajarannya siap bergerak cepat memulihkan kebersihan wilayah Garut yang sempat terdampak akibat penghentian sementara operasional TPAS. DLH segera menjadwalkan penarikan dan pengangkutan sampah yang menumpuk di area pasar-pasar tradisional.

Petugas juga disiagakan untuk mensterilkan kawasan perkotaan secara bertahap. Langkah itu untuk mengembalikan ritme pengelolaan sampah harian warga yang sempat terganggu selama kebakaran berlangsung.

Patroli Ketat 10 Hari Sebelum Pengawasan Diserahkan ke DLH

Setelah proses penyuntikan air dan pendinginan bara selesai menyeluruh, pola pengamanan TPAS Pasirbajing tidak langsung dilepas. Tim gabungan akan menyiagakan patroli ketat selama 10 hari ke depan untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api baru.

Pengawasan berkala kemudian diserahkan kembali sepenuhnya kepada DLH Kabupaten Garut. Warga di sekitar Banyuresmi diminta melaporkan cepat jika melihat kepulan asap baru dari area TPAS.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: gosipgarut.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top