Sony LYTIA 720 Meluncur, Sensor 50 MP Klaim Noise Foto Malam Turun 50%

Penulis: Agus Hermawan  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:36:31 WIB
Sensor Sony LYTIA 720 beresolusi 50 MP dirilis dengan klaim penurunan noise hingga 50 persen untuk foto malam dan video.

JAWA BARAT — Sony merilis sensor kamera smartphone LYTIA 720 beresolusi 50 MP dengan klaim penurunan noise hingga 50% dibanding LYTIA 700, terutama untuk foto malam dan video. Sensor CMOS bertumpuk berukuran 1/1,56 inci ini dijadwalkan masuk produksi massal awal November 2026, meski belum ada merek ponsel yang dikonfirmasi memakainya. Peningkatan efisiensi daya pada perekaman video HDR menjadi salah satu daya tarik bagi produsen yang mengejar ponsel kamera kelas menengah-atas.

Sensor LYTIA 720 membawa piksel berukuran 1,0 ?m yang dipadukan dengan teknologi Ultra High Conversion Gain (UHCG). Kombinasi keduanya ditujukan menekan noise saat pengambilan gambar di kondisi minim cahaya, sehingga hasil foto berpotensi tampil lebih bersih tanpa mengorbankan detail.

Dynamic Range 100 dB lewat Hybrid Frame-HDR

Sony menyematkan teknologi Hybrid Frame-HDR yang mendukung dynamic range hingga 100 dB. Kemampuan ini membantu menjaga detail di area gelap dan terang dalam satu frame, misalnya saat memotret objek berlatar cahaya matahari langsung atau lampu jalan yang menyorot tajam.

Bagi pengguna, rentang dinamis yang lebar berarti foto pemandangan malam dengan sumber cahaya campuran tidak lagi membuat bagian terang "pecah" atau bayangan gelap kehilangan tekstur.

Dukungan Video 4K 60 fps hingga 120 fps

Untuk perekaman video, LYTIA 720 mendukung 4K pada 60 fps dengan HDR aktif dan autofocus di seluruh piksel. Sony mengklaim pemrosesan sinyalnya dioptimalkan agar perekaman video HDR lebih hemat daya dibanding generasi sebelumnya.

Jika kebutuhan frame rate lebih tinggi, sensor ini sanggup merekam 4K hingga 120 fps tanpa HDR. Sementara untuk fotografi, pengambilan gambar 50 MP bisa dilakukan hingga 30 fps.

Produksi Massal November 2026

Sony menjadwalkan pengiriman sensor untuk produksi massal mulai awal November 2026. Belum ada informasi mengenai smartphone pertama yang akan memakai LYTIA 720, sehingga hasil nyata peningkatan kualitas foto dan video masih menunggu perangkat komersialnya.

Posisi LYTIA 720 menyasar segmen ponsel dengan sensor 1/1,56 inci, area yang selama ini jadi medan tempur produsen Android kelas menengah-atas. Keputusan merek ponsel mengadopsinya akan menentukan seberapa cepat klaim pengurangan noise 50% itu terasa di tangan pengguna Indonesia.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: gadget.jagatreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top