Tol Depok-Antasari Ditargetkan Tersambung ke Salabenda dan Rancabungur Bogor pada 2028

Penulis: Agus Hermawan  •  Minggu, 01 November 2026 | 08:01:31 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rencana konektivitas Tol Depok-Antasari hingga Salabenda dan Rancabungur pada 2028.

BOGOR — Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rencana konektivitas tersebut saat berdialog dengan Radar Bogor di Pendopo Bupati Bogor, Rabu (21/10/2026). Menurut Rudy, komunikasi dengan pihak pengembang telah menghasilkan kesepahaman mengenai pengembangan jaringan tol yang ditargetkan rampung pada 2028.

Rudy menyebut pihaknya telah menjalin komunikasi dengan salah satu pembangun jalan tol, Mohammad Jusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun. Dari komunikasi itu, muncul kesepahaman bahwa target 2028 tidak hanya menyentuh Tol Depok-Antasari, tetapi juga koneksi hingga Salabenda dan Rancabungur.

"Kita sudah berkomunikasi dengan salah satu pembangun jalan tol, Babah Alun. Beliau juga bersepakat 2028 bukan hanya Tol Depok-Antasari, tapi terkoneksi sampai dengan Salabenda dan Rancabungur," ujar Rudy kepada Radar Bogor.

Apa yang Berubah bagi Warga Rancabungur Jika Tol Tersambung

Jika rencana itu terwujud, Rancabungur berpotensi memiliki akses konektivitas jalan tol yang terhubung langsung hingga Antasari, Jakarta Selatan. Jaringan ini diharapkan memperluas akses transportasi dari wilayah Kabupaten Bogor menuju kawasan Jakarta Selatan.

Konektivitas antarkawasan juga berpotensi memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur jalan arteri. Selama ini, warga Kabupaten Bogor yang hendak ke Jakarta Selatan lewat jalur darat bergantung pada ruas jalan biasa yang kerap padat.

Mengapa Salabenda dan Rancabungur Jadi Titik yang Dibutuhkan

Pengembangan jaringan tol yang menjangkau Salabenda dan Rancabungur menjadi bagian penting dalam membuka akses wilayah Kabupaten Bogor. Kawasan itu selama ini membutuhkan dukungan infrastruktur transportasi yang lebih luas.

Perluasan Tol Depok-Antasari ke arah timur Kabupaten Bogor disebut sebagai salah satu cara memperpendek jarak tempuh warga. Dengan begitu, perjalanan dari kawasan Rancabungur menuju Jakarta Selatan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada jalur arteri.

Target 2028 dan Tahapan yang Belum Dijelaskan

Target 2028 disebut sebagai patokan waktu kesepahaman antara Pemkab Bogor dan pengembang. Belum ada keterangan rinci soal tahapan konstruksi, pembebasan lahan, maupun skema pendanaan perluasan ruas tol tersebut.

Pemkab Bogor menyatakan akan terus menjajaki konektivitas ini agar Tol Depok-Antasari tidak berhenti di kawasan Antasari. Rencana itu kini menunggu tindak lanjut dari pihak pengembang jalan tol.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: radarbogor.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top