BOGOR — Penyerahan bantuan berlangsung di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dengan suasana cair. Papan serah terima kendaraan berpindah tangan, dan sang dai tampak lebih banyak tersenyum, bahkan tertawa lepas bersama Prof. Waryono.
Penerima manfaat merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi Islam di Jakarta. Ia dikenal aktif dalam kegiatan dakwah dan memakmurkan masjid di wilayah tempat tinggalnya.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Waryono Abdul Ghafur. Ia didampingi jajaran Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Ketua LAZ Rabbani.
Hadir pula Ketua DPS LAZ Rabbani Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A., anggota DPS Ustadz Muhammad Ihsan, Lc., M.E. dan Ustadz Fadhli Dzil Ikram, Lc., M.E., serta Ketua LAZ Rabbani Muhammad Faried.
Kondisi kesehatan memaksa salah satu kaki sang dai diamputasi. Dua jari di kaki lainnya juga harus diangkat akibat komplikasi diabetes.
Keterbatasan fisik tidak membuatnya berhenti menjalankan aktivitas. Ia tetap berusaha hadir di hadapan mahasiswa dan jamaah untuk membagikan ilmu serta menyampaikan pesan-pesan kebaikan.
Bagi sang ustadz, kegiatan mengajar dan berdakwah merupakan amanah yang harus terus dijalankan. Semangat itu pula yang tercermin ketika ia mengajar di ruang kuliah maupun menyampaikan dakwah dari mimbar ke mimbar.
Kendaraan roda tiga dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan mobilitas dai tersebut. Bantuan ini diarahkan untuk mendukung aktivitas mengajar, perjalanan dakwah, dan kelangsungan pengabdiannya di tengah masyarakat.
LAZ Rabbani menyalurkan bantuan melalui program pemberdayaan yang menyasar penerima dengan kebutuhan mobilitas khusus. Penyerahan di Gunung Putri menjadi salah satu penyaluran yang menyorot sisi kemanusiaan dari program tersebut.