JAWA BARAT — Fitur penyimpanan SIM di Apple Wallet yang pertama kali diumumkan pada WWDC 2021 akhirnya bergerak lebih cepat. Setelah lima tahun bertahap, Apple kini mengonfirmasi tujuh negara bagian baru sedang dalam proses integrasi, meski jadwal peluncuran masing-masing berbeda.
Daftar Negara Bagian yang Segera Mendapat Dukungan
Berdasarkan kode sistem dan pernyataan resmi Apple, berikut status terbaru tujuh negara bagian yang sedang menggarap integrasi SIM digital:
- Kentucky — diluncurkan pada musim panas 2026
- North Carolina — dijadwalkan awal 2027
- Oklahoma — dalam pengerjaan, tanggal belum ditentukan
- Utah — dalam pengerjaan, tanggal belum ditentukan
- Virginia — dalam pengerjaan, tanggal belum ditentukan
- Connecticut — status belum jelas, sempat tercatat sebagai mitra Apple
- Mississippi — status belum jelas, sempat tercatat sebagai mitra Apple
Selain daftar tersebut, Secure Technology Alliance mencatat sembilan negara bagian lain mulai menjajaki dukungan identitas digital lewat kajian legislatif. Indiana, Vermont, New Jersey, Florida, South Carolina, Tennessee, Missouri, Nevada, dan Wyoming masuk dalam kategori ini, meski belum ada konfirmasi resmi dari Apple.
Kenapa Peluncurannya Tidak Serentak?
Progres antarnegara bagian memang timpang. Sebab, tiap negara bagian punya regulasi dan standar keamanan berbeda untuk penerbitan identitas digital. Status "menjajaki" pun tidak menjamin fitur ini benar-benar hadir di Apple Wallet, mengingat proses verifikasi dan kerja sama teknis dengan Apple memakan waktu bertahun-tahun.
Kondisi ini berbeda dengan negara lain seperti Jerman atau Inggris yang menerapkan standar nasional, sehingga integrasi bisa berjalan lebih seragam.
Alternatif yang Sudah Bisa Dipakai Sekarang
Buat pengguna di negara bagian yang belum didukung, ada jalan pintas. Tahun lalu Apple meluncurkan fitur Digital ID berbasis paspor AS yang bisa dipindai di pos pemeriksaan TSA di lebih dari 250 bandara. Meski bukan pengganti SIM, fitur ini tetap memanfaatkan NFC iPhone dan cukup untuk keperluan penerbangan domestik.
Perlu dicatat, fitur ini hanya berlaku di Amerika Serikat dan tidak terkait dengan sistem identitas digital di Indonesia, yang saat ini masih dalam tahap uji coba terbatas oleh Kominfo.
Catatan untuk Pengguna iPhone di Indonesia
Bagi pembaca di Tanah Air, fitur SIM digital di Apple Wallet belum relevan karena regulasi identitas digital nasional belum terhubung dengan ekosistem Apple. Namun, perkembangan ini tetap menarik dicermati sebagai indikator arah adopsi dompet digital global, terutama jika suatu saat pemerintah Indonesia memutuskan mengadopsi standar serupa.
Apakah kamu sudah pernah mencoba menyimpan identitas digital di Apple Wallet saat berada di AS? Bagikan pengalamanmu di kolom komentar.