Pencarian

Revitalisasi Stasiun Bogor dan Penataan Kawasan Terpadu Disiapkan KAI-Pemkot, Aktivasi Jalur ke Cigombong Ikut Dibahas

Jumat, 21 Agustus 2026 • 02:08:01 WIB
Revitalisasi Stasiun Bogor dan Penataan Kawasan Terpadu Disiapkan KAI-Pemkot, Aktivasi Jalur ke Cigombong Ikut Dibahas
Revitalisasi Stasiun Bogor dan penataan kawasan terpadu dengan Alun-alun Kota Bogor disiapkan oleh PT KAI bersama Pemkot Bogor.

BOGOR — PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menyiapkan penataan kawasan Stasiun Bogor menjadi kawasan transportasi terpadu. Rencana ini merupakan bagian dari revitalisasi stasiun yang bertujuan meningkatkan kenyamanan dan kapasitas layanan angkutan massal di kota tersebut.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyatakan penataan tersebut akan mencakup berbagai aspek pelayanan penumpang. Mulai dari pengaturan area naik dan turun, tempat pemberhentian transportasi umum atau feeder, hingga alur antar-jemput.

"Terutama terkait kita akan melakukan revitalisasi Stasiun Bogor. Nantinya Stasiun Bogor akan lebih nyaman, kapasitasnya bisa menampung lebih banyak, lebih indah," kata Bobby di Kota Bogor, Kamis.

Integrasi Stasiun dan Alun-alun Jadi Prioritas Utama

Selain revitalisasi gedung stasiun, pembahasan antara KAI dan Pemkot Bogor juga menyoroti integrasi kawasan stasiun dengan Alun-alun Kota Bogor yang letaknya berdampingan. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan penataan kawasan Stasiun Bogor-Alun-alun menjadi salah satu pembahasan utama dengan pihak KAI.

Dedie menyebut kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan fasilitas transportasi yang lebih ikonik. Pemkot Bogor berkomitmen mendukung penyediaan sarana dan prasarana untuk mengantisipasi pengembangan layanan perkeretaapian ke depan.

"Yang utama adalah penataan kawasan Stasiun Bogor-Alun-alun dan rencana aktivasi dari Bogor ke Cigombong," ujar Dedie.

Lima Rencana Pengembangan Transportasi Berbasis Rel Lainnya

Pertemuan di Balai Kota Bogor itu tidak hanya membahas revitalisasi Stasiun Bogor. Sejumlah rencana pengembangan transportasi berbasis rel turut menjadi agenda diskusi antara KAI dan Pemkot.

  • Penyediaan fasilitas pelayanan perkeretaapian di Kelurahan Sukaresmi.
  • Pengembangan moda transportasi LRT dan trem di wilayah Kota Bogor.
  • Aktivasi Stasiun Ciomas Rancamaya beserta pembukaan akses jalan menuju stasiun.
  • Perpanjangan relasi commuter line hingga kawasan Cigombong.

Nota Kesepahaman Segera Disiapkan untuk Dasar Kolaborasi

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bogor dan PT KAI akan segera menyiapkan nota kesepahaman (MoU). Dokumen ini menjadi dasar kolaborasi penataan kawasan Stasiun Bogor dan Alun-alun Kota Bogor secara menyeluruh.

"Insyaallah akan kita tata lebih baik lagi, lebih ikonik, kebanggaan Kota Bogor dan Indonesia untuk masa depan transportasi yang lebih nyaman," kata Dedie.

Rencana pengembangan ini diharapkan dapat menjadikan Kota Bogor lebih ikonik dalam penyediaan fasilitas transportasi massal pada masa mendatang. Langkah KAI dan Pemkot ini juga diproyeksikan meningkatkan kapasitas layanan angkutan massal bagi warga yang setiap harinya beraktivitas menuju Jakarta dan sekitarnya.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: megapolitan.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks