MAJALENGKA — Polytron resmi memperkenalkan skuter listrik Evo 2026 untuk pasar Jawa Barat guna menjawab tingginya permintaan kendaraan harian yang hemat dan praktis. Motor listrik ini menawarkan keunggulan daya jelajah hingga 200 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh berkat penggunaan sistem dua baterai aktif.
Unit yang dibanderol seharga Rp28,5 juta ini menyasar segmen pengguna urban yang membutuhkan mobilitas tinggi tanpa ketergantungan pada stasiun pengisian daya publik. Kehadiran seri terbaru ini memperkuat persaingan pasar motor listrik di tanah air yang terus tumbuh signifikan seiring tren kendaraan rendah emisi.
Polytron Evo 2026 mengandalkan motor BOSCH Rear Hub Drive dengan tenaga rata-rata 1.500 watt yang mampu mencapai puncak 3.000 watt. Spesifikasi ini menghasilkan torsi sebesar 97 Nm, memberikan akselerasi responsif yang dibutuhkan saat membelah kepadatan lalu lintas kota.
Keunggulan utama terletak pada manajemen energinya. Setiap baterai mampu menempuh jarak sekitar 100 kilometer dalam kondisi ideal. Dengan dua baterai yang bekerja secara aktif, pengguna dapat menempuh perjalanan jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya di tengah jalan. Kecepatan maksimal dibatasi pada 60 km/jam untuk menjaga efisiensi baterai.
Pengendara dapat menyesuaikan karakter mesin melalui tiga mode berkendara yang tersedia, yakni Eco untuk penghematan maksimal, Normal untuk penggunaan harian, dan Sport bagi yang membutuhkan performa lebih tinggi. Fleksibilitas ini memastikan motor tetap nyaman digunakan pada berbagai kondisi jalanan di wilayah Jawa Barat.
Aspek kepraktisan menjadi nilai jual utama Evo 2026, terutama dalam hal pengisian daya. Pemilik tidak memerlukan instalasi listrik khusus atau daya yang sangat besar untuk mengisi ulang baterai. Proses pengisian dapat dilakukan langsung menggunakan stopkontak listrik rumah biasa.
Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya dari posisi kosong hingga penuh berkisar 4,5 jam. Durasi ini dinilai sangat ideal bagi pekerja kantoran atau pengemudi harian yang bisa melakukan pengisian daya pada malam hari saat motor tidak digunakan. Biaya operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan motor berbahan bakar minyak menjadi daya tarik bagi masyarakat yang ingin melakukan efisiensi pengeluaran bulanan.
Untuk memudahkan kepemilikan, tersedia berbagai skema pembiayaan dengan uang muka (DP) mulai dari 10 persen atau sekitar Rp3.000.000. Pada pilihan ini, konsumen dapat mengambil tenor paling lama 60 bulan dengan angsuran Rp780.000 per bulan, atau tenor 12 bulan dengan cicilan Rp2.400.000.
Bagi konsumen yang memiliki anggaran lebih, tersedia pilihan DP 18 persen sebesar Rp5.000.000. Skema ini menawarkan cicilan yang lebih ringan, yakni Rp720.000 untuk tenor 60 bulan dan Rp900.000 untuk tenor 36 bulan. Fleksibilitas tenor ini memberikan ruang bagi calon pembeli untuk menyesuaikan kemampuan finansial dengan kebutuhan transportasi mereka.
Langkah Polytron menyediakan skema kredit yang variatif diharapkan mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik di kota-kota besar Jawa Barat. Dengan dukungan layanan purnajual yang mulai tersebar luas, motor listrik ini diproyeksikan menjadi salah satu pemain kuat di pasar otomotif ramah lingkungan tahun ini.