CIREBON — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang Kenaikan Isa Almasih yang jatuh pada 14 Mei 2026. Sebanyak 21.790 kapasitas tempat duduk disiapkan selama lima hari, mulai 14 hingga 18 Mei 2026. Hingga saat ini, 77 persen di antaranya sudah dipesan.
Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin menyebutkan bahwa dari total tiket yang tersedia, sebanyak 16.752 tempat duduk telah terjual. Rinciannya, di Stasiun Cirebon tercatat 4.689 penumpang berangkat dan 3.904 penumpang turun. Sementara dari Stasiun Cirebon Prujakan, penumpang yang berangkat mencapai 2.336 orang dan yang turun sebanyak 2.286 orang.
Selama periode libur panjang, Daop 3 Cirebon mengoperasikan 140 perjalanan kereta api per hari. Jumlah itu sudah termasuk kereta tambahan untuk mengakomodasi rute-rute dengan okupansi tinggi. Muhibbuddin menegaskan bahwa penambahan kapasitas difokuskan pada jalur favorit yang biasanya mengalami lonjakan signifikan.
“Kami memproyeksikan adanya lonjakan penumpang pada momen libur panjang Kenaikan Isa Almasih, untuk itu KAI Daop 3 Cirebon telah menyiapkan kapasitas tempat duduk yang memadai, baik dari perjalanan kereta api reguler maupun penambahan rangkaian pada beberapa perjalanan favorit,” ujar Muhibbuddin dalam keterangan resminya.
Muhibbuddin mengimbau masyarakat untuk memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya. Langkah itu untuk memastikan kepastian perjalanan sesuai jadwal yang diinginkan, mengingat tingkat keterisian yang sudah tinggi.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya, guna mendapatkan kepastian perjalanan sesuai dengan jadwal yang diinginkan,” tambahnya.
Selain kesiapan armada, KAI Daop 3 Cirebon juga meningkatkan pelayanan di stasiun selama periode libur. Peningkatan kebersihan dan penguatan sistem informasi perjalanan bagi pelanggan menjadi perhatian utama. Muhibbuddin menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas. Seluruh petugas operasional telah disiagakan dan dilakukan pemeriksaan rutin terhadap sarana dan prasarana sebelum masa angkutan libur dimulai.
“KAI berkomitmen untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. Kami berharap masyarakat dapat menikmati momen libur panjang ini dengan menggunakan transportasi kereta api,” tutup Muhib.