BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan terus mengakselerasi pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga. Targetnya, gedung sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu ini bisa beroperasi penuh pada tahun ajaran baru mendatang.
Sekolah Rakyat tersebut dibangun di lahan seluas lebih dari satu hektare di kawasan pedesaan Sipak yang selama ini dikenal minim akses pendidikan menengah. Proyek ini menjadi salah satu prioritas Pemkab Bogor untuk memangkas jarak tempuh pelajar yang selama harus bersekolah ke kecamatan tetangga.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menyebutkan bahwa progres pembangunan fisik saat ini sudah mencapai lebih dari 70 persen. "Kami optimistis semua tahapan konstruksi selesai sebelum jadwal penerimaan peserta didik baru," ujarnya dalam keterangan resmi.
Sekolah yang dibangun dengan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini dirancang untuk menampung sedikitnya 200 siswa. Fasilitas yang disiapkan meliputi enam ruang kelas, laboratorium sederhana, perpustakaan, serta lapangan olahraga multifungsi.
Desain bangunan mengutamakan konsep ramah anak dan adaptif terhadap kondisi geografis Jasinga yang berbukit. Selain itu, pihak dinas juga memastikan ketersediaan akses air bersih dan sanitasi yang layak di lingkungan sekolah.
Kehadiran Sekolah Rakyat di Desa Sipak disambut antusias oleh warga setempat. Selama ini, anak-anak di wilayah tersebut harus menempuh perjalanan hingga 10 kilometer untuk bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat sekolah menengah pertama.
Seorang warga Desa Sipak, Ahmad, mengaku lega karena anaknya tidak perlu lagi pulang pergi ke luar kecamatan. "Harapannya, setelah sekolah jadi, anak-anak di sini bisa sekolah lebih dekat dan orang tua tidak khawatir," katanya.
Pemkab Bogor menargetkan proses belajar-mengajar dapat dimulai pada Juli mendatang, bertepatan dengan tahun ajaran baru. Saat ini, tim dari Dinas Pendidikan tengah menyusun mekanisme pendaftaran yang akan diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kecamatan Jasinga dan sekitarnya.
Pendaftaran peserta didik baru rencananya akan dibuka secara online dan offline melalui kantor kecamatan setempat. Pihak sekolah juga akan melakukan sosialisasi langsung ke setiap kampung untuk menjangkau calon siswa yang mungkin tidak memiliki akses internet.
Sekolah Rakyat di Desa Sipak ini digratiskan bagi seluruh siswa. Tidak ada pungutan biaya pendaftaran, SPP, maupun iuran lainnya. Pemerintah daerah menanggung seluruh biaya operasional sekolah termasuk penyediaan seragam dan buku pelajaran bagi siswa kurang mampu.
Tidak. Sekolah ini diperuntukkan bagi seluruh anak usia sekolah menengah pertama di Kecamatan Jasinga, terutama yang berasal dari keluarga tidak mampu. Prioritas utama diberikan kepada warga desa-desa sekitar yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan karena faktor jarak dan biaya.