BANDUNG — Jawa Barat, yang dikenal dengan bentang alam pegunungannya, menyimpan sejumlah bukit dengan panorama yang kerap disandingkan dengan destinasi ikonik di Kalimantan. Bagi perantau atau wisatawan yang ingin merasakan sensasi "negeri di atas awan" atau petualangan melintasi jembatan kanopi tanpa harus bepergian jauh, lima bukit ini bisa menjadi pilihan utama. Destinasi-destinasi ini tersebar di beberapa kabupaten dan telah menjadi favorit para pemburu matahari terbit.
Berada di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl), Bukit Moko di Cimenyan, Kabupaten Bandung, menawarkan pemandangan laut awan yang spektakuler. Sensasi ini kerap dibandingkan dengan pengalaman di Bukit Sapu Angin, Kalimantan Selatan. Bedanya, akses menuju Bukit Moko hanya sekitar 30 menit dari pusat Kota Bandung. Pengunjung bisa datang dengan kendaraan pribadi atau menggunakan jasa ojek lokal yang sudah tersedia di pintu masuk kawasan.
Terletak di kawasan Punclut, Lembang, Bukit Bintang menjadi alternatif bagi mereka yang mencari petualangan hutan pinus ala Bukit Bangkirai. Area perkemahan di sini dikelilingi pepohonan pinus yang menjulang tinggi. Suasana sejuk dan sunyi di malam hari menjadi daya tarik utama. Berbeda dengan canopy bridge di Kalimantan yang berupa jembatan kayu di atas pohon, Bukit Bintang menawarkan spot foto dengan latar hamparan lampu Kota Bandung dari kejauhan.
Sesuai namanya, Bukit Jamur di Pangandaran memiliki formasi batuan unik yang menyerupai jamur raksasa. Bentuk geologi ini mirip dengan daya tarik utama Bukit Jamur Bengkayang di Kalimantan Barat. Namun, Bukit Jamur Pangandaran memiliki kelebihan lain: lokasinya yang berada di tepi pantai selatan. Pengunjung bisa menikmati pemandangan perbukitan hijau berpadu dengan deburan ombak Samudra Hindia dalam satu frame.
Berada di kawasan Garut Selatan, Bukit Panenjoan menyuguhkan hamparan padang rumput luas yang membentang hingga ke tepian laut. Pemandangan ini mengingatkan pada Bukit Matang Kaladan di Kalimantan Barat yang terkenal dengan perbukitan hijaunya. Bedanya, Bukit Panenjoan menawarkan sensasi berkemah di tepi tebing dengan latar belakang laut lepas. Akses menuju lokasi cukup menantang dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua atau berjalan kaki.
Terakhir, Bukit Rimpi di Kabupaten Ciamis menjadi destinasi yang wajib dikunjungi bagi pencinta petualangan. Kawasan ini memiliki jalur trekking yang melintasi hutan pinus lebat, mirip dengan pengalaman di Bukit Rimpi Kalimantan. Namun, Bukit Rimpi Ciamis memiliki keunikan berupa gardu pandang yang dibangun di atas pohon. Dari sini, pengunjung bisa melihat hamparan perbukitan hijau yang membentang hingga ke ufuk timur.
Perbedaan paling mendasar terletak pada aksesibilitas dan fasilitas. Destinasi perbukitan di Jawa Barat umumnya lebih dekat dengan pusat kota besar seperti Bandung dan Garut, sehingga cocok untuk wisata akhir pekan. Sementara itu, destinasi di Kalimantan seperti Bukit Bangkirai atau Matang Kaladan menawarkan pengalaman hutan hujan tropis yang lebih alami dan jauh dari keramaian.
Musim kemarau antara April hingga Oktober menjadi waktu ideal untuk mengunjungi kelima bukit ini. Pada periode tersebut, cuaca cerah memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan matahari terbit tanpa terhalang kabut tebal. Disarankan untuk datang sebelum pukul 05.00 WIB untuk mendapatkan spot terbaik di gardu pandang.