Pemkab Karawang Libatkan 34 Perusahaan Tanam 1.931 Bibit Pohon, Bupati Ingatkan Perawatan Jadi Kunci

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 21:41:31 WIB
Bupati Karawang bersama 34 perusahaan tanam 1.931 bibit pohon di berbagai kecamatan.

KARAWANG — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang mencatat partisipasi 34 perusahaan dalam program penanaman pohon pada momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Karangpawitan II ini diikuti sekitar 600 peserta, mulai dari unsur pemerintah daerah, pihak swasta, sekolah, hingga komunitas lingkungan.

Bibit dari Industri, Ditanam di Berbagai Kecamatan

Kepala DLH Karawang Asep Suryana mengungkapkan, total bibit yang terkumpul mencapai 1.931 pohon. "Seluruh bibit pohon yang diterima telah didistribusikan dan ditanam di berbagai wilayah kecamatan di Karawang," ujarnya, Jumat. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung pengendalian perubahan iklim.

Bupati: Bukan Sekadar Menanam, Tapi Merawat

Bupati Karawang Aep Syaepuloh memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berpartisipasi. Menurutnya, persoalan lingkungan tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah daerah atau Forkopimda. "Alhamdulillah, hari ini kita dapat bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Persoalan lingkungan bukan hanya menjadi kewenangan pemerintah daerah atau Forkopimda, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama untuk bergerak dan mengambil peran," kata dia.

Ia menekankan bahwa pohon-pohon yang telah ditanam harus terus dirawat. "Pohon-pohon yang telah ditanam harus terus dirawat. Mudah-mudahan apa yang kita tanam hari ini menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta generasi yang akan datang," ujar Bupati.

Tren Positif Kesadaran Warga

Dalam kesempatan yang sama, Bupati menyoroti perkembangan positif kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. Ia mencontohkan tumbuhnya inisiatif pengelolaan sampah di tingkat warga, seperti keberadaan bank sampah yang semakin aktif dan berkembang. Hal ini dinilai sebagai sinyal bahwa budaya peduli lingkungan mulai mengakar di Karawang.

Kegiatan penanaman massal ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mendorong partisipasi aktif masyarakat dan industri dalam mitigasi perubahan iklim di wilayah Jawa Barat.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: megapolitan.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top