Review Baseus PicoGo Air AM71: Power Bank Wireless Setipis 6,9 mm, Cepat Isi Daya via Kabel

Penulis: Bayu Nugroho  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 11:15:01 WIB
Baseus PicoGo Air AM71 hadir dengan desain super tipis 6,9 mm dan bobot ringan 105 gram.

JAWA BARAT — Baseus kembali meramaikan pasar aksesori dengan PicoGo Air AM71, power bank magnetik nirkabel yang mengedepankan desain ramping. Dengan ketebalan hanya 6,9 mm dan berat 105 gram, perangkat ini lebih tipis dan ringan dibanding pendahulunya, PicoGo Ultra-Slim, maupun kompetitor seperti Anker Nano MagSafe yang sama-sama mengusung baterai 5.000 mAh. Namun, performa pengisian nirkabelnya masih tertinggal.

Hal yang Disukai

Harga lebih murah dengan kode diskon. PicoGo Air AM71 dibanderol USD 70 (sekitar Rp 1,15 juta). Namun, dengan kode EHYGXRMR di Amazon, harganya turun menjadi USD 40 (sekitar Rp 660.000), lebih murah USD 15 dari Anker Nano MagSafe. Kode ini berlaku hingga 31 Juli 2026.

Desain ringkas dan ringan. Bodinya yang tipis membuatnya mudah dimasukkan ke saku celana atau pouch kecil. Power bank ini terasa lebih ringan dari kompetitor langsungnya.

Pengisian kabel lebih gesit. Power bank ini mendukung pengisian cepat via kabel hingga 22,5 watt, unggul 2,5 watt dari Anker Nano MagSafe yang mentok di 20 watt. Baseus juga menyertakan kabel USB-C pendek berbahan anyaman yang tampak lebih awet.

Fitur NFC PowerSense. Setelah terhubung ke aplikasi Baseus, pengguna bisa menempelkan power bank ke ponsel untuk melihat status baterai lewat NFC. Sayangnya, fitur ini hanya menampilkan kondisi sesaat, bukan data real-time, dan tidak menunjukkan daya output, hanya input.

Hal yang Kurang

Wireless charging lambat. PicoGo Air AM71 tidak mendukung standar Qi2. Kecepatan pengisian nirkabelnya hanya 7,5 watt, sama seperti model PicoGo Ultra-Slim sebelumnya. Untuk pengisian optimal, disarankan menggunakan mode kabel.

Suhu sedikit lebih panas saat wired charging. Meskipun Baseus mengklaim telah menyematkan lapisan graphene, aerogel, dan sistem manajemen termal dengan desain pembuangan panas yang ditingkatkan 50%, power bank ini tetap terasa hangat saat mengisi daya lewat kabel. Sebaliknya, suhunya tetap adem saat digunakan dalam mode nirkabel.

Magnet tidak sekencang kompetitor. Daya rekat magnet memang cukup untuk iPhone 16 Pro dan iPhone 17 (dengan atau tanpa case), tapi terasa sedikit lebih lemah dibanding Anker Nano MagSafe. Baseus tidak menyertakan ring magnet untuk perangkat Android. Pengguna Pixel 9 atau ponsel Android lain perlu menempelkan ring metal terpisah jika ingin menggunakan aksesori magnetik.

Performa Nyata

Dalam pengujian, baterai 5.000 mAh mampu mengisi penuh iPhone 16 Pro atau iPhone 17, meski kadang kurang sedikit akibat kehilangan kapasitas karena panas dan konversi tegangan. Untuk penggunaan praktis, power bank ini lebih sering digunakan dalam mode kabel karena kecepatan pengisian yang jauh lebih tinggi dibanding wireless.

Kesimpulan

Baseus PicoGo Air AM71 adalah pilihan tepat bagi pengguna yang mendambakan power bank super tipis dan ringan untuk dibawa ke mana-mana. Namun, kompromi ada pada kecepatan pengisian nirkabel yang lambat dan magnet yang tidak terlalu kuat. Jika Anda lebih sering mengisi daya lewat kabel dan mengutamakan portabilitas, model ini layak dipertimbangkan, terutama dengan harga diskon yang kompetitif.

Sebagai alternatif, Baseus juga menawarkan PicoGo AM52 berkapasitas 10.000 mAh (sekitar USD 55 / Rp 907.000) yang sudah bersertifikasi Qi2 dengan kecepatan wireless hingga 25 watt dan kabel bawaan untuk pengisian kabel 45 watt. Dengan kode UTYJDF7V, harganya turun menjadi USD 43 (sekitar Rp 709.000). Kekurangannya, bodinya dua kali lebih tebal (0,6 inci) dan beratnya dua kali lipat (6,95 ons). Pilihan tergantung pada prioritas Anda: portabilitas ekstrem atau performa pengisian yang lebih maksimal.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: cnet.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top