BANDUNG — Tantan Sulthon Bukhawan resmi memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat untuk lima tahun ke depan. Ia memenangkan kontestasi ketua PWI Jabar dengan perolehan 444 suara, mengungguli Hardiyansyah yang mengumpulkan 247 suara. Dari total 699 suara masuk, dua di antaranya abstain dan enam dinyatakan tidak sah.
Selain memilih ketua umum, Konferprov yang digelar selama dua hari, 12-13 Agustus 2026, juga menetapkan Oland P. Sibarani sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Jawa Barat. Oland terpilih secara aklamasi, menandakan kepercayaan penuh anggota terhadap kepemimpinannya.
Usai penetapan, Tantan langsung menegaskan bahwa kontestasi telah usai dan saatnya seluruh insan pers di Jawa Barat kembali bersatu. Ia menyebut organisasi ini sebagai satu keluarga besar yang harus saling menguatkan.
"Saya berharap kita meyakinkan diri bahwa kita adalah keluarga. Kita adalah satu, kita adalah keluarga PWI Jawa Barat," ujarnya dalam sambutan perdananya.
Menurut Tantan, soliditas menjadi kunci utama untuk merealisasikan seluruh program kerja yang telah dirancang. Ia meminta dukungan dari anggota di tingkat kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
"Saya mohon dukungan kepada teman-teman seluruh anggota PWI Jawa Barat, baik di kabupaten maupun kota, untuk bersama-sama membangun organisasi ini lebih baik. Saya yakin seluruh program kerja tidak akan bisa direalisasikan tanpa dukungan dan persatuan dari teman-teman semua," katanya.
Tantan juga mengajak para senior dan junior untuk bergandengan tangan. Tujuannya, mengembalikan marwah PWI sebagai wadah profesi wartawan yang besar dan berperan sebagai pilar demokrasi.
"Ketika kita bersama-sama, ketika kita bersatu, cita-cita itu akan tercapai. Begitu pula untuk membangun PWI, jika kita bergabung dan bersatu, organisasi ini akan semakin kuat," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tantan menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga yang telah memberikan dukungan penuh selama proses pencalonan hingga dirinya resmi terpilih.
Konferprov PWI Jawa Barat 2026 berlangsung di Hotel Horison Ultima Bandung. Hari pertama diisi dengan registrasi peserta, pembukaan, sidang pleno, hingga pembahasan komisi.
Puncaknya, penyampaian visi misi calon ketua, pemungutan dan penghitungan suara, serta penetapan ketua terpilih. Pemilihan Ketua Dewan Kehormatan juga digelar di hari yang sama dengan mekanisme aklamasi.