BANDUNG — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan Alun-alun Bandung kembali difungsikan sebagai ruang terbuka publik, namun dengan batasan waktu yang ketat. Kawasan taman ikonik di pusat Kota Bandung itu kini hanya bisa dinikmati warga mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Kebijakan ini diambil setelah Pemkot Bandung menutup sementara Alun-alun pada beberapa bulan terakhir. Farhan mengakui penutupan tersebut dilakukan lantaran banyak keluhan warga yang masuk sejak Desember dan Januari terkait kondisi taman yang belum beres pasca-revitalisasi.
"Kalau memang mudah-mudahan tidak ada lagi yang perlu diperbaiki maka kita akan permanen terus dibuka. Tapi jam 8 sampai jam 4 sore," ujar Farhan di Bandung, Rabu.
Pembatasan jam operasional ini merupakan langkah antisipasi agar kondisi Alun-alun yang baru diperbaiki tidak cepat rusak. Pemkot Bandung ingin memastikan seluruh fasilitas di kawasan tersebut benar-benar siap sebelum akhirnya dibuka penuh selama 24 jam.
Farhan menjelaskan, penutupan yang dilakukan sebelumnya bukan tanpa alasan. Berbagai persoalan ditemukan di lapangan dan membutuhkan perbaikan menyeluruh sebelum taman kembali melayani publik.
"Kenapa kemarin waktu itu ditutup? Karena dari Desember sama Januari banyak keluhan belum beres, maka saya tutup dulu, perbaiki," kata Farhan.
Setelah melalui proses evaluasi dan pembenahan, Pemkot Bandung menilai kawasan tersebut layak untuk kembali dibuka. Namun, pengawasan tetap dilakukan ketat melalui jam operasional yang telah ditentukan.
Farhan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan Alun-alun Bandung sebagaimana mestinya. Ia menegaskan kawasan ini merupakan warisan sejarah dari para pendiri Kota Bandung yang harus dijaga bersama.
"Untuk masyarakat silakan manfaatkan ruang terbuka publik ini yang merupakan warisan dari para pendiri Kota Bandung untuk betul-betul dimanfaatkan sebagai ruang terbuka bersama-sama," tuturnya.
Masyarakat dipersilakan menggunakan Alun-alun Bandung untuk berbagai kegiatan bersama keluarga maupun komunitas. Aktivitas seperti bermain, berkumpul, hingga piknik dapat dilakukan selama masih berada dalam jam operasional yang ditetapkan.
"Kita ingin taman ini menjadi taman yang akan selalu membuat seluruh warga Bandung bahagia dan gratis," ucap Farhan.
Dengan skema ini, warga yang ingin menikmati suasana Alun-alun di sore hingga malam hari harus menyesuaikan jadwal kunjungannya sebelum pukul 16.00 WIB. Pemkot Bandung berharap pembukaan kali ini berlangsung permanen dan tidak perlu ditutup kembali di masa mendatang.