SEOUL — FC Seoul mengoleksi 56 poin dari 26 pertandingan dan kokoh di puncak klasemen K League 1. Namun, jarak tempuh menuju Australia untuk laga perdana penyisihan grup ACL Two melawan Melbourne Victory menjadi kekhawatiran tersendiri bagi tim asuhan Kim Ki-dong.
Perjalanan jauh tersebut berpotensi menguras fisik pemain. Demi menjaga kebugaran tim, laga liga melawan Gimcheon Sangmu yang sedianya digelar pada 17 Oktober telah dijadwal ulang. Keputusan ini diambil untuk memberi waktu pemulihan setelah menjalani pertandingan kontra Melbourne Victory.
Kim Ki-dong menegaskan target utama klub musim ini adalah mengamankan gelar K League 1 yang terakhir kali diraih pada 2016. Meski begitu, ia tidak bisa menganggap enteng kompetisi Asia yang juga sedang berjalan.
“Untungnya, kami berhasil melewati bulan Juni hingga Agustus dengan baik, meskipun sulit mengatur stamina pemain karena cuaca panas,” ujarnya. Pernyataan ini mengindikasikan strategi rotasi skuad akan menjadi pilihan realistis di tengah jadwal yang menumpuk.
FC Seoul tergabung di Grup E bersama Melbourne Victory, The Cong Viettel, dan Persib Bandung. Laga melawan Persib diprediksi menarik perhatian besar karena mempertemukan pemuncak klasemen Korea dengan salah satu klub terkuat Indonesia.
Situasi skuat semakin rumit karena sejumlah pemain harus bergabung dengan Timnas Korea Selatan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Selain itu, Song Min-kyu sudah lebih dulu hijrah ke Portugal, sehingga kedalaman tim menjadi perhatian utama Kim Ki-dong.
Dengan segala keterbatasan, FC Seoul tetap berambisi tampil maksimal di dua ajang. Pertandingan melawan Persib akan menjadi salah satu ukuran sejauh mana mereka mampu menjaga konsistensi performa di tengah padatnya kalender pertandingan.