JAWA BARAT — Meta mulai menggulirkan fitur pengawasan orang tua di Threads untuk kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, pekan ini. Fitur ini memungkinkan orang tua dan wali memantau waktu penggunaan, menetapkan batas harian, hingga mengaktifkan mode tidur pada akun remaja lewat Meta Family Center. Langkah Meta memperluas kontrol parental ke Threads menandai upaya perusahaan menyeragamkan perlindungan remaja di seluruh aplikasi besutannya.
"Kami meluncurkan fitur pengawasan orang tua di Threads di kawasan Asia Pasifik sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan kami dalam menyediakan tool yang membantu para orang tua mendukung remaja mereka di seluruh aplikasi Meta," tulis Meta dalam keterangannya, Jumat (18/9).
Setelah fitur diaktifkan, orang tua dan wali bisa melihat durasi penggunaan Threads oleh remaja setiap hari selama sepekan terakhir, termasuk rata-rata waktu harian. Mereka juga dapat menetapkan batas waktu harian dan memblokir akses pada hari serta jam tertentu.
Jika remaja memakai Threads di beberapa perangkat, perhitungan batas waktu digabung dari seluruh perangkat yang digunakan. Orang tua juga bisa mengatur siapa saja yang boleh menandai (tag) akun remaja dalam sebuah postingan.
Fitur ini menyediakan pengaturan waktu tidur yang membatasi akses remaja ke Threads pada malam hari. Notifikasi dinonaktifkan dan balasan otomatis diaktifkan secara default mulai pukul 22.00 hingga 07.00.
Seiring fitur ini berjalan, remaja tidak lagi bisa mengelola pengaturan privasi dan konten mereka di Threads tanpa persetujuan orang tua. Akun remaja juga dilengkapi perlindungan otomatis bawaan berupa akun privat dan batasan terhadap konten yang dapat dilihat. Untuk remaja di bawah usia 16 tahun, orang tua dapat menentukan pengaturan privasi akun mereka.
Prosesnya sama dengan fitur serupa di Facebook, Instagram, dan Messenger. Berikut langkah yang perlu dilakukan orang tua atau wali:
Fitur pengawasan ini melengkapi perangkat kontrol yang sudah lebih dulu tersedia di Instagram, Facebook, dan Messenger. Meta menyebut pendekatan seragam ini memudahkan orang tua menemukan pengaturan dan mendapatkan insight yang berguna dalam satu tempat.
"Kami akan terus mengembangkan tool pengawasan kami agar orang tua lebih mudah menemukan pengaturan, mendapatkan insight yang bermanfaat, dan mendukung pengalaman remaja di seluruh aplikasi kami, semuanya dalam satu tempat," tutup Meta.
Bagi pelaku bisnis digital, perluasan kontrol parental ke Threads menegaskan arah Meta memperketat pengalaman remaja di platformnya — sebuah tren yang turut memengaruhi cara merek menyusun strategi konten dan iklan yang menyasar audiens muda di Indonesia.