TENJOLAYA — Kawasan perkemahan di kaki Gunung Salak itu berada dalam wilayah Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Pengelola menyebut area tenda berdiri di bawah tegakan pinus, diapit aliran sungai yang mengalir di sekitarnya.
Pilihan lokasi mendirikan tenda tersebar pada kontur tanah berundak. Pengunjung bisa memilih titik yang lebih tinggi atau mendekati aliran air, baik untuk berkemah mandiri maupun rombongan keluarga dan komunitas.
Tegakan pinus menahan panas dan memberi keteduhan sepanjang hari. Udara di kawasan kaki Gunung Salak juga lebih sejuk dibanding pusat Kota Bogor, sehingga malam di area tenda terasa lebih dingin.
Lingkungan itu menjauhkan pengunjung dari keramaian perkotaan. Suara yang dominan justru gesekan daun dan aliran sungai, bukan lalu lintas.
Selain mendirikan tenda, pengunjung dapat menyusuri jalur hutan di sekitar kawasan. Sejumlah aliran sungai dan air terjun di sekitarnya menjadi tujuan trekking bagi pencinta wisata petualangan.
Jalur ini cocok untuk kegiatan pagi sebelum aktivitas perkemahan dimulai. Pengunjung tetap perlu memperhatikan kondisi medan yang berundak dan basah di dekat aliran air.
Fasilitas pendukung di kawasan mencakup toilet dan area parkir. Warung yang dikelola masyarakat sekitar menyediakan kebutuhan pengunjung selama berkemah.
Keberadaan warung warga membuat pengunjung tidak perlu membawa seluruh logistik dari rumah. Warga Desa Tapos I ikut memperoleh penghasilan dari kunjungan ke area perkemahan.
Camping Ground Curug Ciputri berada di Desa Tapos I, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Kawasan ini masuk dalam Taman Nasional Gunung Halimun Salak, sehingga pengunjung sebaiknya mematuhi aturan pengelola kawasan konservasi.
Bagi warga Jabodetabek, Tenjolaya dapat ditempuh dari arah Bogor melalui jalur menuju kaki Gunung Salak. Perjalanan menuju lokasi melewati jalan kampung dengan medan menanjak di beberapa titik.