BOGOR — Pemerintah Kota Bogor memastikan kelanjutan proyek perbaikan drainase di Jalan Dadali yang telah berjalan beberapa waktu terakhir. Meski pengerjaan fisik terus dilakukan, dampak langsung dirasakan oleh para pedagang tanaman hias yang biasa berjualan di trotoar dan bahu jalan tersebut.
Para pedagang tanaman hias di Jalan Dadali mengaku omzet mereka menurun drastis selama masa pengerjaan. Akses pembeli yang terbatas dan area parkir yang menyempit menjadi keluhan utama. Sebagian pedagang terpaksa mengurangi stok barang dagangan karena lokasi berjualan yang tidak menentu.
Seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kondisi ini sudah berlangsung sejak proyek dimulai. Ia berharap pengerjaan bisa dipercepat agar aktivitas jual beli kembali normal.
Jalan Dadali merupakan salah satu titik langganan banjir di Kota Bogor. Setiap kali hujan deras mengguyur, air menggenang hingga puluhan sentimeter dan mengganggu lalu lintas. Pemerintah kota menilai perbaikan drainase adalah solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah tersebut.
Proyek ini masuk dalam program infrastruktur pengendalian banjir yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Targetnya, saluran air baru mampu menampung debit air lebih besar dan mempercepat aliran menuju sungai terdekat.
Pengerjaan drainase di Jalan Dadali ditargetkan rampung dalam beberapa pekan ke depan, tergantung kondisi cuaca. Pihak kontraktor dan pengawas proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor terus berkoordinasi untuk meminimalkan gangguan terhadap warga dan pedagang.
Setelah proyek selesai, pemerintah kota berencana melakukan normalisasi trotoar dan penataan kembali area pedagang kaki lima agar lebih tertib. Langkah ini diharapkan bisa mengakomodasi kepentingan pedagang tanpa mengorbankan fungsi infrastruktur.
Hingga saat ini, belum ada skema kompensasi khusus yang diumumkan untuk para pedagang tanaman hias di Jalan Dadali. Pemerintah kota lebih fokus pada percepatan pengerjaan proyek agar dampak ekonomi tidak berkepanjangan.
Beberapa pedagang memilih untuk tetap bertahan dan berjualan di lokasi yang masih bisa diakses. Mereka berharap setelah proyek selesai, Jalan Dadali akan lebih nyaman dan ramai dikunjungi pembeli seperti sebelumnya.