Pencarian

Pemkot Cirebon Siapkan Simulasi Bencana Hadapi Puncak Kemarau Agustus, Wilayah Argasunya Jadi Fokus Antisipasi Kekeringan

Selasa, 11 Agustus 2026 • 22:09:31 WIB
Pemkot Cirebon Siapkan Simulasi Bencana Hadapi Puncak Kemarau Agustus, Wilayah Argasunya Jadi Fokus Antisipasi Kekeringan
Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyatakan simulasi bencana digelar untuk melatih kesiapsiagaan petugas gabungan menghadapi puncak kemarau pada Agustus.

CIREBON — Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengatakan simulasi ini penting untuk mengasah kembali kemampuan petugas gabungan menangani berbagai kemungkinan bencana akibat cuaca kering. "Ini juga kita lakukan simulasi untuk melatih lagi, karena sekarang musim kemarau," ujar Effendi Edo di Cirebon, Selasa.

Puncak kekeringan diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang. Karena itu, potensi kebakaran yang membutuhkan penanganan cepat harus diantisipasi sejak dini.

Argasunya Jadi Prioritas Penanganan Kekeringan

Pemkot Cirebon telah memetakan wilayah yang rawan kekeringan. Kelurahan Argasunya di Kecamatan Harjamukti menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus. Sejumlah langkah kesiapsiagaan telah disiapkan di wilayah tersebut untuk memastikan kebutuhan warga bisa segera ditangani.

"Kita sudah standby-kan beberapa hal di sana untuk bisa menangani bencana tersebut," kata Effendi Edo. Untuk kebutuhan air bersih, pihaknya rutin menyalurkan air kepada masyarakat secara berkala, menyesuaikan kebutuhan warga di wilayah terdampak.

Kebakaran Lahan dan Penguatan Kelembagaan BPBD

Selain kekeringan, kebakaran lahan juga menjadi perhatian. Kondisi cuaca kering meningkatkan risiko kebakaran, terutama di wilayah dengan lahan terbuka. Effendi Edo menyebut kebakaran lahan skala kecil sempat terjadi, namun bisa ditangani cepat berkat kesiapsiagaan BPBD, pemadam kebakaran, dan unsur terkait.

Penanggulangan bencana disebutnya membutuhkan kerja sama lintas tingkatan pemerintahan agar penanganan terpadu sesuai kebutuhan lapangan. "Kolaborasi ini tentunya satu kerja yang baik dan saling menunjang antara kota, provinsi, dan pusat," ujarnya.

Di sisi lain, Pemkot Cirebon tengah mendorong peningkatan kelembagaan BPBD Kota Cirebon. Targetnya, badan ini naik kelas menjadi perangkat daerah eselon II pada Desember 2026. "Mudah-mudahan Desember ini sudah jadi Eselon II, naik kelas," tutup Effendi Edo.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks