GARUT — Lima belas orang yang terdiri dari rombongan pengantin, sopir, serta lima orang anak-anak menjadi korban kecelakaan tunggal mobil elf di Jalan Raya Banjarwangi, Minggu sore. Kendaraan tersebut terjun ke jurang sedalam 20 meter di Kampung Lemah Duhur, Desa Mulyajaya, setelah pengemudi oleng ke kanan saat melintasi tikungan menanjak.
Kecelakaan terjadi ketika mobil elf bernomor polisi Z 7655 DB melaju dari arah Singajaya menuju Cikajang. Rombongan tersebut rencananya akan kembali ke Kadungora, Garut, usai menghadiri acara pernikahan.
Warga sekitar bernama Utun menuturkan, kejadian berlangsung cepat. Mobil tiba-tiba oleng ke kanan setelah melewati gundukan di tikungan, lalu langsung masuk ke jurang.
“Dari arah Singajaya menuju Cikajang, jadi pas lewat gundukan mobilnya tiba-tiba ke kanan terus masuk ke jurang,” kata Utun kepada petugas di lokasi.
Ia menambahkan, seluruh penumpang yang ikut nyemplung ke dasar jurang berjumlah 15 orang, termasuk sopir. “Jadi rombongan pengantin itu akan pulang ke Kadungora, awalnya dari Singajaya. Penumpangnya kalau tidak salah ada 15 orang sama pengemudi, tidak ada korban tapi mengalami luka-luka,” ujarnya.
Selain penumpang dewasa dan orang tua, sebanyak lima orang anak-anak turut menjadi korban dalam kecelakaan ini. Meski seluruh korban berhasil selamat, mereka harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas Banjarwangi karena menderita luka.
Proses evakuasi terhadap para korban dilakukan oleh warga setempat dan petugas gabungan. Mereka langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga Minggu malam, bangkai mobil elf yang ringsek masih berada di dasar jurang. Medan yang terjal menjadi kendala utama dalam proses evakuasi kendaraan.
Petugas dari Unit Laka Lantas Polres Garut dijadwalkan akan melakukan pengangkatan mobil pada Senin pagi. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kecelakaan, namun dugaan sementara pengemudi kehilangan kendali saat melewati kontur jalan menanjak dan menikung.