BANDUNG — LAZ Darul Hikam melalui program KOMBAT (Komunitas Bebas Hutang) baru-baru ini menggelar kegiatan Peningkatan Kualitas Kapasitas Gharimin yang berlangsung selama enam hari. Program ini menyasar mustahik kategori gharimin agar mampu bangkit dari permasalahan utang.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Sirariung dan Guru Gembul ini menghadirkan materi penguatan mental, edukasi kewirausahaan, hingga sharing peluang usaha. Peserta juga mendapatkan akses penyerapan tenaga kerja sesuai minat dan potensi masing-masing.
Dari proses pendampingan yang telah berjalan, sebanyak 11 peserta telah menjadi afiliator. Sementara itu, 20 peserta lainnya bergabung dalam agensi content creator.
Peserta yang memiliki minat di bidang pertanian telah dipertemukan dengan buyer dan bahkan mampu membuka peluang kerja bagi peserta lain. Di sektor properti, mitra yang hadir tidak lagi mencari solusi atas utang, melainkan membuka peluang kerja dan mencari tenaga kerja dari peserta program.
Pada hari terakhir pelaksanaan, Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Hikam sekaligus Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, turut hadir dan memberikan motivasi. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa ekonomi Islam merupakan solusi atas berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
“Ekonomi Islam adalah solusi dari setiap permasalahan ekonomi yang ada. Namun, hal tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh prinsip dan sistemnya diimplementasikan dengan baik,” ujar Sodik Mudjahid.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah kehadiran yang konsisten. Pada hari pertama, tercatat 150 peserta mengikuti kegiatan, kemudian 100 peserta pada hari kedua, 80 peserta pada hari ketiga hingga kelima, dan 60 peserta mengikuti kegiatan hingga hari keenam.
Koordinator Program KOMBAT LAZ Darul Hikam, Lia Luthfia, menyampaikan bahwa proses pendampingan tidak berhenti setelah kegiatan ini selesai. Para peserta yang telah mengikuti pelatihan akan melanjutkan proses mentoring intensif sesuai bidang yang mereka pilih.
“Program ini dirancang bukan hanya untuk membantu peserta keluar dari permasalahan utang, tetapi juga membangun mentalitas, keterampilan, dan akses terhadap peluang ekonomi yang berkelanjutan. Kami ingin para peserta memiliki bekal yang cukup untuk mandiri dan berkembang,” ujar Lia Luthfia.
LAZ Darul Hikam berencana membuka batch berikutnya agar semakin banyak gharimin yang mendapatkan kesempatan meningkatkan kapasitas diri dan memperbaiki kondisi ekonominya.