CIAMIS — Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan hadiah Penghargaan Sri Baduga untuk Kabupaten Ciamis akan cair pada tahun anggaran 2026. Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, di sela Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Ciamis ke-384 di Gedung DPRD Ciamis, Jumat (12/6/2026).
Herman Suryatman menjelaskan, keterlambatan pencairan hadiah lomba itu murni karena mekanisme teknis penataan anggaran kas dan waktu di APBD. Proses ini membutuhkan tahapan yang bertahap.
“Hadiah lomba belum cair karena sedang diproses, dan kami pastikan secepatnya dianggarkan tahun 2026 ini. Sekarang baru bulan Juni, jadi tidak usah khawatir,” ujarnya kepada awak media.
Ia menegaskan, status Ciamis sebagai penerima anugerah tertinggi bagi kabupaten/kota tidak akan berubah. “Tidak akan di diskon. Hadiah penghargaan Sri Baduga akan diberikan sesuai haknya melalui Pemda Ciamis di tahun 2026 ini,” tegasnya.
Selain membawa kabar baik soal hadiah, Sekda Jabar juga melayangkan pujian terhadap perkembangan pembangunan Ciamis di bawah kepemimpinan Bupati Herdiat Sunarya. Hampir seluruh indikator makro ekonomi Kabupaten Ciamis disebut berada di atas rata-rata pencapaian Provinsi Jawa Barat.
“Salah satu yang paling keren adalah angka pengangguran yang mampu ditekan hingga 4,8 persen. Ini luar biasa dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ungkap Herman.
Kendati demikian, ia mengingatkan jajaran pemerintah daerah untuk tidak cepat berpuas diri. Masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diakselerasi, selaras dengan tema hari jadi tahun ini, “Guyub Ngawangun Galuh”.
Sekda Jabar meminta Bupati Herdiat beserta seluruh elemen masyarakat untuk fokus mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pesan itu disampaikan dengan mengutip amanat leluhur.
“Mari kita pegang teguh amanah dari Eyang Prabu Wastu Kencana, pakeun gawe rahayu, pakeun heubeul jaya di buana. Artinya, kita harus fokus mensejahterakan rakyat agar Ciamis unggul di berbagai sektor,” pungkasnya.