JAWA BARAT — Setelah berbulan-bulan BMW M hanya memberikan teaser soal performa M3 listrik pertamanya, kini kita akhirnya bisa melihat gambaran jelas dari segi desain. M Concept Neue Klasse adalah jawaban BMW atas pertanyaan bagaimana wujud sedan sport listrik masa depan mereka. Konsep ini memadukan arah desain yang sudah diperkenalkan lewat i3 sedan dan iX3 SUV, lalu diterapkan pada bodi sedan sport untuk pertama kalinya.
Dari tampilan depan, yang paling mencolok adalah gril ginjal khas BMW yang kini tidak lagi memanjang vertikal. Sebaliknya, gril dan lampu utama menyatu dalam satu grafis horizontal yang membuat wajah mobil terlihat lebih lebar dan rendah. Bagi pengamat yang kurang menyukai gril panjang dan sempit pada M4 generasi sebelumnya, pendekatan baru ini jelas lebih mudah diterima.
Fender yang melebar dramatis menambah kesan garang. Ada pula elemen balap seperti "track lights" berbentuk persegi di bagian bawah bumper dan lampu DRL kuning yang mengingatkan pada mobil-mobil endurance racing. Semua elemen ini sengaja diperkenalkan di Le Mans, menegaskan hubungan erat M dengan dunia balap ketahanan.
BMW menegaskan bahwa M3 generasi baru akan tetap tersedia dalam versi mesin pembakaran internal (ICE). Namun, versi listriknya patut diperhitungkan. Mobil ini akan menggunakan motor listrik di setiap rodanya (four-wheel independent electric motors) dan teknologi sel baterai dengan komposisi kimia unik. Klaim BMW, baterai ini mampu mengisi daya dan memulihkan energi (regenerative braking) lebih cepat dibandingkan EV konvensional pada umumnya.
Masuk ke kabin, nuansa balap langsung terasa. Jok balap berwarna Bathurst Blue dipadukan dengan sabuk pengaman lima titik berwarna Berry Red—kombinasi khas tri-color M. Dashboard menggunakan material rajut dengan pola honeycomb yang ternyata menyala dari belakang, memberikan efek visual unik.
Sayangnya, ada satu hal yang mungkin bikin pusing pengemudi: hampir semua tombol fisik di dasbor dan konsol tengah dipindahkan ke setir dan berubah menjadi tombol kapasitif. Setir M Concept ini dipenuhi begitu banyak fungsi hingga sekilas terlihat rumit. Layar instrumen digital juga diposisikan di bawah kaca depan, mirip dengan model-model Neue Klasse lainnya. Tampilannya memang keren di foto, tapi bagaimana kenyamanan penggunaannya masih harus diuji langsung.
Dengan i3 reguler yang dijadwalkan masuk ke diler Amerika Serikat tahun depan, konsep M ini diprediksi akan segera masuk tahap produksi tanpa banyak perubahan. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana versi bensinnya nanti akan berbeda secara visual. Dan dengan semangat Le Mans yang kental, sudah pasti para penggemar bermimpi melihat versi GT3 dari mobil ini di masa depan.