JAWA BARAT — Pusat Prakiraan Hidro-Meteorologi Nasional Vietnam melaporkan, sejak malam 14 Juni hingga 15 Juni, kawasan pegunungan dan dataran tengah Vietnam Utara akan diguyur hujan sedang hingga lebat yang disertai badai petir. Curah hujan diprakirakan berkisar antara 40 hingga 90 milimeter, dengan potensi hujan sangat lebat di atas 150 milimeter di sejumlah titik.
Tingkat risiko bencana alam akibat banjir saat ini berada pada level 1, yakni level terendah dalam skala peringatan dini Vietnam. Meski demikian, pihak berwenang memperingatkan bahwa banjir di sungai dan aliran air dapat menyebabkan genangan di daerah dataran rendah di sepanjang tepian sungai.
Genangan tersebut berpotensi mengganggu berbagai aktivitas vital, mulai dari transportasi jalur air, budidaya perikanan, produksi pertanian, hingga kehidupan masyarakat dan kegiatan sosial-ekonomi. Saat ini, ketinggian air di sungai-sungai di wilayah utara disebut masih berubah perlahan dan berada di bawah level peringatan 1.
Peringatan juga dikeluarkan untuk potensi cuaca ekstrem di wilayah yang sama. Masyarakat diminta bersiap menghadapi badai petir yang disertai kemungkinan terjadinya tornado, sambaran petir, hujan es, dan angin kencang. Tingkat risiko bencana alam untuk fenomena ini juga ditetapkan pada level 1.
Memasuki 16 hingga 17 Juni, intensitas hujan diprakirakan kembali meningkat. Daerah pegunungan dan dataran tengah Vietnam Utara diperkirakan kembali mengalami hujan sedang hingga lebat dengan curah hujan umumnya 50-100 mm, dan secara lokal hujan sangat lebat yang bisa melebihi 200 mm.
Tidak hanya wilayah utara, pada malam 14 Juni, Dataran Tinggi Tengah dan wilayah Selatan Vietnam juga diperkirakan mengalami hujan dan badai petir yang tersebar dengan curah hujan 10-30 mm. Di beberapa daerah, hujan lebat lokal bisa melebihi 60 mm.
Otoritas setempat mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai untuk terus memantau informasi cuaca terbaru serta bersiap melakukan evakuasi mandiri jika kondisi air sungai menunjukkan kenaikan signifikan. Belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan berarti hingga berita ini diturunkan.