JAWA BARAT — BTN menandatangani nota kesepahaman dengan UNAIR pada Kamis (12/6) lalu. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyebut kolaborasi ini bukan sekadar hubungan perbankan konvensional, melainkan kemitraan jangka panjang yang berorientasi pada nilai tambah bagi seluruh civitas akademika.
Dalam kerangka kerja sama ini, BTN berencana membuka outlet di kawasan kampus UNAIR. Tujuannya memberikan kemudahan akses layanan keuangan, mulai dari transaksi harian, pendanaan, hingga solusi digital banking yang terintegrasi.
Nixon menekankan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 2.800 perguruan tinggi yang menjadi pusat pengembangan talenta nasional. "UNAIR adalah ekosistem besar yang memiliki multiplier effect signifikan bagi perekonomian dan pengembangan SDM nasional," ujarnya dalam keterangan pers, Senin (15/6/2026).
Ruang lingkup kemitraan ini meluas ke pengembangan ekosistem kampus yang modern dan inklusif. BTN dan UNAIR sepakat berkolaborasi di lini strategis: pengembangan sumber daya manusia, riset bersama, dukungan sarana pendidikan, hingga program pemberdayaan masyarakat.
Kehadiran bank pelat merah itu diharapkan mendukung aktivitas pendidikan dan penelitian di UNAIR agar lebih efisien dan terdigitalisasi. Ini sejalan dengan transformasi BTN “Beyond Mortgage”, yang memperluas peran bank sebagai mitra strategis di ekosistem kehidupan masyarakat.
Melengkapi agenda kerja sama, Nixon memberikan kuliah umum bertema “Financial Glow Up for Gen Z” kepada mahasiswa UNAIR. Ia menyoroti tantangan besar bagi Generasi Z—kelompok demografi terbesar di Indonesia yang mencapai 24,93% populasi—di tengah ketidakpastian ekonomi global.
BTN menilai pemahaman literasi keuangan menjadi krusial bagi generasi muda yang akan memasuki pasar kerja dan dunia usaha. Lewat kemitraan ini, bank berharap bisa membekali mahasiswa dengan produk dan layanan keuangan yang relevan sejak dini.