Kuota SMA dan SMK Negeri di Jabar Masih Kosong, Disdik Buka Lagi Pendaftaran bagi CMB yang Gagal PCMB

Penulis: Candra Setiabudi  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 15:40:01 WIB
Kuota SMA dan SMK negeri di Jawa Barat masih tersedia untuk pendaftaran ulang calon murid.

BANDUNG — Ribuan calon siswa yang gagal di tahap awal penerimaan siswa baru di Jawa Barat masih memiliki peluang untuk masuk ke sekolah negeri. Kepala Disdik Jawa Barat, Purwanto, mengonfirmasi bahwa kuota daya tampung di sejumlah sekolah tujuan belum terpenuhi seluruhnya.

“Kuota yang masih tersedia. Namun, untuk rincian detail jumlahnya di tiap-tiap sekolah, kami harus melakukan pengecekan terlebih,” kata Purwanto, Rabu (17/6/2026).

Jalur Mana Saja yang Masih Kosong?

Berdasarkan data evaluasi internal Disdik Jawa Barat, kekosongan kuota ini tidak merata di semua jalur penerimaan. Peluang terbesar justru terbuka di tiga jalur spesifik.

  • Jalur Prestasi Akademik: Masih ada bangku kosong di berbagai sekolah.
  • Jalur Mutasi: Kuota untuk siswa pindahan dari luar daerah atau karena perpindahan orang tua belum penuh.
  • Jalur Berkebutuhan Khusus: Sejumlah sekolah masih menerima pendaftar dari kategori ini.

Kapan Waktu Mendaftar SPMB?

Para CMB yang dinyatakan tidak lolos PCMB tidak perlu berkecil hati. Proses pendaftaran lanjutan ini terbagi dalam dua gelombang. Tahap pertama dibuka mulai 15 hingga 29 Juni 2026. Jika kuota masih tersisa, tahap kedua akan berlangsung dari 30 Juni hingga 14 Juli 2026.

“Jadi bisa ikut SPMB selagi ada kuota di sekolah tujuan,” ujar Purwanto.

Yang Perlu Diperhatikan Calon Murid

Proses pendaftaran ini dapat diakses oleh masyarakat luas. Namun, syarat utamanya tetap sama: sekolah tujuan yang dipilih harus memiliki bangku kosong. Disdik Jabar mengimbau para orang tua dan calon murid untuk segera mengecek ketersediaan kuota di sekolah masing-masing sebelum mendaftar.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan tidak ada kuota daya tampung di SMA dan SMK negeri yang terbuang percuma. Disdik Jabar masih melakukan pendataan detail jumlah kursi kosong di tiap-tiap sekolah untuk diumumkan secara resmi kepada publik.

Reporter: Candra Setiabudi
Sumber: harapanrakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top