KARAWANG — Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Karawang mengikuti pawai obor dan doa bersama dalam peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Masjid Al Jihad, Senin (15/6) malam. Bupati Karawang Aep Syaepuloh yang memimpin langsung rangkaian kegiatan menyebut momentum ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan penguatan identitas religius daerah di tengah gempuran industrialisasi.
Ribuan Warga dan Forkopimda Hadir dalam Satu Saf
Peringatan malam 1 Muharam berlangsung khidmat. Selain Bupati, hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat.
Rangkaian acara dimulai dengan tausiyah dan doa akhir tahun secara berjamaah. Setelah Salat Magrib berjamaah, ribuan peserta menggelar doa awal tahun yang dilanjutkan dengan pawai obor keliling kompleks Masjid Al Jihad.
Bupati: Karawang Bukan Sekadar Industri dan Lumbung Padi
Dalam sambutannya, Bupati Aep Syaepuloh menekankan bahwa peringatan Tahun Baru Islam memiliki makna lebih dari sekadar seremonial. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
"Kita menginginkan momentum ini terus dilaksanakan setiap tahun. Kabupaten Karawang bukan hanya dikenal sebagai kawasan industri maupun lumbung padi, tetapi juga memiliki kekayaan yang luar biasa berupa pesantren-pesantren yang menjadi bagian dari identitas daerah," kata Bupati Aep, Senin (15/6) malam.
Ia menambahkan, keberadaan pesantren yang tersebar di berbagai wilayah menjadi salah satu kekuatan besar Karawang dalam menjaga karakter religius masyarakat. Hal ini dinilai krusial di tengah pesatnya pembangunan industri di daerah tersebut.
Semangat Gotong Royong dan Ukhuwah Islamiyah yang Terjaga
Bupati Aep juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan. Menurutnya, antusiasme warga yang hadir membuktikan bahwa semangat gotong royong dan persatuan masih menjadi fondasi utama kehidupan masyarakat Karawang.
"Partisipasi seluruh elemen masyarakat menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam kehidupan masyarakat Karawang," tutup Bupati.
Pemerintah Kabupaten Karawang berencana menjadikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai agenda tahunan yang melibatkan lebih banyak elemen masyarakat dari berbagai pelosok kecamatan.