Johan Manzambi Pahlawan Muda Swiss: Cetak Dua Gol dalam 19 Menit di Piala Dunia 2026

Penulis: Bayu Nugroho  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 06:01:32 WIB
Johan Manzambi cetak dua gol dalam 19 menit saat Swiss kalahkan Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026.

JAWA BARAT — Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 di Los Angeles berubah menjadi panggung bagi Johan Manzambi. Masuk sebagai pemain pengganti, ia hanya butuh waktu 19 menit untuk menghancurkan pertahanan Bosnia dan Herzegovina. Satu gol voli indah untuk memecah kebuntuan, dan satu gol lagi di menit ke-90 untuk memastikan kemenangan telak Swiss.

Rekor Baru di Panggung Terbesar

Dengan dua gol tersebut, Manzambi resmi menjadi pemain pengganti termuda dalam sejarah Piala Dunia yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan. Rekor ini melengkapi pencapaiannya sebagai pemain termuda di skuad Swiss—lebih muda dua tahun dari rekan-rekan setimnya.

"Dia punya naluri mencetak gol yang langka. Saat dia masuk, kami tahu ada energi berbeda," ujar pelatih Murat Yakin seusai laga.

Karier Melejit di Freiburg

Lahir di Jenewa dari orang tua Angola dan DR Kongo, Manzambi menempuh jalur pembinaan tradisional Jerman. Ia menembus tim utama Freiburg pada 2024, bertepatan dengan kedatangan pelatih Julian Schuster. Dalam dua musim pertamanya di Bundesliga, ia mengoleksi sembilan gol dan tujuh assist.

Puncaknya terjadi saat Freiburg melaju ke final Liga Europa. Manzambi mencetak gol krusial di leg kedua semifinal melawan Braga yang membuat timnya unggul agregat 4-3. Meski kalah dari Aston Villa di partai final, performanya tak luput dari perhatian klub-klub besar.

Minat Napoli, Chelsea, dan Manchester United

Bahkan sebelum Piala Dunia 2026 bergulir, nama Manzambi sudah dikaitkan dengan Napoli, Chelsea, dan Manchester United. Dua golnya melawan Bosnia dan Herzegovina dipastikan akan memperpanjang daftar peminat.

Dari 13 penampilan bersama timnas Swiss, pemain berusia 20 tahun itu kini telah mencetak lima gol. Angka yang impresif untuk seorang gelandang serang yang juga piawai merebut bola dan menciptakan peluang bagi rekan setimnya.

Dampak ke Klasemen Grup B

Kemenangan 4-1 ini membawa Swiss kembali ke jalur persaingan di Grup B setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya. Manzambi membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk menjadi penentu di panggung paling bergengsi sepak bola dunia.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: fourfourtwo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top