JAWA BARAT — Program ini menyasar lahan sawah yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air karena lokasinya jauh dari sumber irigasi. PLN akan membangun jaringan listrik khusus pertanian, termasuk gardu distribusi dan sambungan ke rumah pompa. Kementan, di sisi lain, menyiapkan bantuan pompa air listrik untuk para petani.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menargetkan program LMS bisa mencakup 7.000 hektare lahan pada tahun ini. “Kita kejar target tanam tiga kali setahun. Dengan listrik, pompa bisa hidup 24 jam, petani tidak perlu antre BBM,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menambahkan pihaknya siap menyuplai listrik ke titik-titik yang ditunjuk Kementan. “Kami sudah petakan lokasi prioritas di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Targetnya, sambungan listrik untuk pompa bisa selesai dalam 60 hari kerja,” jelasnya.
PLN dan Kementan menyepakati skema tarif khusus untuk program ini. Petani yang tergabung dalam kelompok tani (poktan) akan mendapat potongan biaya sambungan dan tarif listrik yang lebih murah. “Ini bagian dari dukungan BUMN terhadap program ketahanan pangan,” kata Darmawan.
Selain pompa air, listrik juga akan digunakan untuk menggerakkan mesin perontok padi, penggilingan, dan alat pengering hasil panen. Dengan begitu, rantai pasok dari sawah ke pasar bisa lebih efisien dan mengurangi susut hasil panen.
Di beberapa daerah seperti Indramayu dan Karawang, petani selama ini mengandalkan pompa diesel yang biaya operasinya tinggi. Harga solar yang fluktuatif dan kerap langka menjadi kendala utama saat musim tanam. “Dengan listrik, biaya operasional pompa bisa turun hingga 40 persen,” ujar Amran.
Program ini juga sejalan dengan target pemerintah memperluas areal tanam di lahan rawa dan tadah hujan. PLN mencatat potensi permintaan listrik dari sektor pertanian mencapai 500 megawatt hingga 2025.
Ke depan, Kementan dan PLN akan merilis peta jalan (roadmap) program LMS untuk tiga tahun ke depan. Prioritas diberikan pada daerah lumbung padi nasional yang masih minim infrastruktur listrik pertanian.