CIREBON — Kerugian materi akibat kecelakaan adu banteng dua truk di Jalur Pantura Losari diperkirakan mencapai Rp30 juta. Kapolsek Losari AKP Sugiono menyebutkan, peristiwa itu melibatkan truk tractor head bernomor polisi L-9127-UD dan truk Hino bernomor polisi AG-8840-UD.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Truk tractor head melaju dari arah Losari menuju Cirebon. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga oleng ke kanan hingga menghantam median jalan.
"Setelah menabrak median, truk tersebut masuk ke jalur berlawanan dan kemudian tertabrak truk Hino yang datang dari arah Cirebon menuju Losari," ujar AKP Sugiono, Jumat (17/7/2026).
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan kondisi jalan di lokasi lurus, beraspal baik, dan cuaca cerah. Di sisi kanan-kiri jalan terdapat kawasan permukiman warga. Polisi menduga kecelakaan dipicu karena pengemudi truk tractor head kurang waspada saat berkendara.
Akibat benturan, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Median pembatas jalan juga ikut rusak. "Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta," pungkas Kapolsek.
Petugas Polsek Losari yang menerima laporan dari masyarakat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan olah TKP, mendata identitas pengemudi dan saksi, serta mengamankan barang bukti berupa kedua kendaraan. Polsek juga berkoordinasi dengan Unit Penegakan Hukum Lalu Lintas (Urlaka) Polresta Cirebon.
Proses evakuasi kendaraan sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di jalur nasional penghubung Cirebon–Brebes. Namun, setelah kendaraan berhasil dipindahkan, arus lalu lintas kembali lancar.