Pemkot Cirebon Pasok 15.000 Liter Air per Pekan untuk Warga Kampung Cadas Ngampar saat Kemarau 2026

Penulis: Darmawan Putra  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:40:31 WIB
Warga Kampung Cadas Ngampar menerima pasokan 15.000 liter air bersih per pekan dari Pemkot Cirebon selama musim kemarau 2026.

CIREBON — Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati memastikan pasokan air bersih untuk warga Kampung Cadas Ngampar, Kelurahan Argasunya, berjalan rutin selama kemarau. Setiap pekan, pemerintah mengirimkan 15.000 liter air atau setara tiga tangki untuk mengisi bak penampungan warga.

“Kapasitas bak penampung ini sekitar 15.000 liter atau tiga tangki per minggu. Kebutuhan air bersih warga dapat dibantu melalui penyaluran ini,” kata Farida di Cirebon, Senin.

Bak Penampungan Sempat Kosong, Warga Andalkan Sumur Bor

Keputusan menyalurkan air diambil setelah Farida melihat langsung kondisi di lapangan. Ketua RW 08 Kelurahan Argasunya, Khaerudin, mengatakan pengisian bak penampungan sangat membantu karena persediaan air di tempat tersebut sempat kosong.

Menurut Khaerudin, warga selama ini mengandalkan sumur bor dan sumur gali. Namun, debit air berkurang drastis ketika kemarau berlangsung panjang sehingga kebutuhan sehari-hari tidak selalu terpenuhi secara optimal.

“Pasokan air sebenarnya masih ada. Hanya saja karena musim kemarau panjang, volumenya menjadi terbatas,” ujarnya.

Baru Menjangkau 90 KK, Jaringan Pipa Akan Ditambah

Pemkot Cirebon tidak berhenti pada penyaluran air tangki. Farida menyebut BPBD dan Perumda Air Minum Kota Cirebon dilibatkan untuk menindaklanjuti pemenuhan kebutuhan air bersih di kawasan tersebut.

Saat ini, jaringan pipa kecil yang tersalurkan baru mencakup 90 KK. Pemerintah membuka kemungkinan memperluas distribusi karena pipa yang tersedia belum menjangkau seluruh warga.

“Untuk sementara, pipa-pipa kecil yang sudah tersalurkan ini informasinya baru mencakup 90 KK. Nanti akan ada pengajuan lagi untuk penambahan pipa ke KK lainnya,” kata Farida.

RW 08 Dihuni 3.848 Jiwa, Sebagian Sumur Terasa Asin

Kebutuhan air bersih di Cadas Ngampar cukup besar. Khaerudin menyebut RW 08 secara keseluruhan dihuni sekitar 3.848 jiwa. Bak penampungan di RT 05 menjadi titik krusial bagi warga di sekitarnya ketika pasokan sumur menurun.

Kondisi sumber air di wilayah ini tidak seragam. Sebagian Cadas Ngampar masih memiliki kualitas air sumur yang layak, tetapi di titik tertentu seperti kawasan Maja Pasir, air sumur terasa asin.

“Secara keseluruhan, RW 08 dihuni sekitar 3.848 jiwa sehingga penguatan jaringan distribusi air dinilai penting agar bantuan pasokan air bersih dapat dirasakan lebih banyak warga,” ucap Khaerudin.

Farida menegaskan penyediaan air bersih akan terus difasilitasi pemerintah. Penurunan debit sumber air menjadi persoalan yang kerap muncul ketika kemarau berlangsung cukup panjang, sehingga pendistribusian air menjadi prioritas.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top